Bukan Perang 45, JK Minta Calon Perwira Remaja Menangkan Perang Teknologi

Wakil Presiden Jusuf Kalla. - Antara/Mohammad Ayudha
15 Juli 2019 14:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta agar para calon perwira remaja (Capaja) Akademi TNI dan Polri harus bisa menguasai teknologi. Menurut JK, kondisi saat ini tidak bisa disamakan dengan perjuangan para tentara yang bertugas pada 1945.

Awalnya, JK menceritakan soal Perang Dunia I yang menewaskan 25 juta tentara dan kurang lebih 28 juta warga sipil. Kejadian serupa pun terjadi saat Perang Dunia II yang juga menewaskan banyak orang.

"Artinya, setiap perang tentu menimbulkan korban," kata JK saat memberikan pembekalan kepada calon perwira remaja Akademi TNI dan Polri di Gedung Olahaga Ahmad Yani, Markas Besar TNI, di Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (15/7/2019).

Menurut JK, perang yang menimbulkan korban jiwa tidak bisa kembali dipraktikan pada masa kini. Kalla menuturkan, saat ini yang ada ialah perang teknologi.

"Yang terjadi, perang teknologi, yang menang yang kuasai teknologi. Tekno dipakai militer, kepolisian. Penguasaan tekno penting," ujarnya.

"Anda beda dengan tentara angkatan 45. Tentara yang dapat penguasaan teknologi. Anda harus belajar terus untuk hal-hal tersebut," sambungnya.

Kemajuan teknologi juga dirasa JK menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia.

Menurutnya jika bangsa tidak mampu menguasai teknologi, maka bangsa tersebut bisa saja akan mudah dikuasai oleh negara lain.

"Tentu kita harus kuasai teknologi agar penguasaan teknologi tak kuasai kita. Kita harus manfaatkan SDA sebaik-baiknya," tandasnya.

Untuk diketahui, pembekalan diikuti oleh 781 perwira, terdiri dari 259 TNI Angkatan Darat dengan komposisi 244 putra dan 15 putri sementara perwira Angkatan Laut berjumlah 117 orang yang terdiri dari 103 putra 14 putri, berikutnya 99 perwira Angkatan Udara dengan 9 putri dan 90 putra kemudian 306 perwira polri dengan komposisi 256 putra dan 50 putri.

Sumber : Suara.com