Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma\'ruf Amin tiba untuk mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019)./ANTARA-Aprillio Akbar
Harianjogja.com, SEMARANG - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dinilai paling berjasa menghantarkan Joko Widodo menjadi presiden untuk kedua kalinya.
Sosok yang paling berjasa mengantarkan Joko Widodo (Jokowi) kembali menduduki kursi Presiden RI, dinilai tak akan mendapatkan kursi menteri. Kabinet pada jilid kedua pemerintahan Jokowi diperkirakan bakal diisi anggota partai koalisi beserta profesional.
"Kalau ditanya, yang paling berjasa pada Jokowi, ya partai pengusung. Kalau orangnya ya Megawati (Ketua Umum PDIP), karena dia memberi rekomendasi untuk menjadi calon presiden. Beliau yang buka jalan, Jokowi masuk sebagai kandidat kalau tidak dibuka ya enggak akan jadi presiden," ujar pengamat politik Universitas Diponegoro (Undip) Teguh Yuwono, Selasa (9/7/2019).
"Tapi kan enggak mungkin Mega menjadi menteri, ya enggaklah," kelakarnya.
Pihak-pihak lain yang juga berjasa pada kemenangan Jokowi adalah seluruh anggota parpol koalisi. Termasuk tokoh-tokoh yang terlibat dalam tim kampanye baik dari kalangan politisi maupun profesional.
"Kalau di level bawahnya (Megawati sebagai orang paling berjasa) saya kira partai pengusung. Tokoh-tokoh yang ada di dalam tim kampanye Jokowi selama ini cukup mendampingi beliau, dan banyak juga kaum profesional yang ada di balik itu," beber dia.
Dia melanjutkan, Jokowi bersama Ma\'ruf Amin juga akan melibatkan anggota partai koalisi untuk menyusun kabinet. Masing-masing parpol koalisi dinilai memiliki peran berbeda dalam meraih kemenangan pada Pemilihan Presiden 2019.
"Saya kira untuk proporsi (jumlah menteri) enggak sama antarpartai, karena partai ada yang dapat besar (jumlah suara). Jadi wajar kalau misalnya PDIP dapat lebih banyak (jatah kursi menteri)," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.