BMKG Ungkap Wilayah yang Berpotensi Hujan di Awal Oktober 2026
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
Penjaga Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang menunjukkan pintu garasi yang hangus akibat lemparan molotov, Kamis (4/7/2019). /ANTARA News-Heru Suyitno
Harianjogja.com, MAGELANG-- Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Madhi menduga pelempar bom molotov yang terjadi di Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang dan Unit Laka Lantas Polres Magelang Kota pada Rabu (3/7/2019) malam adalah orang yang sama.
"Hasil penyelidikan sementara pelaku merupakan orang yang sama melakukan pelemparan di dua tempat, yakni di Kantor Unit Laka Lantas Polres Magelang Kota dan di depan Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang," katanya di Magelang, Jumat (5/7/2019).
Kapolres mengatakan telah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi di kedua tempat kejadian tersebut sebanyak tujuh orang.
Selain itu, telah dilakukan pengecekan dan mengambil rekaman CCTV di beberapa titik lokasi kemudian untuk di analisa secara mendalam.
"Guna penyelidikan lebih lanjut, kami mengirimkan barang bukti yang ditemukan di TKP berupa pecahan botol ke Laboratorium Forensik Semarang," katanya.
Seorang penjaga Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang, Bambang Tri Harwanto mengatakan saat kejadian pelemparan molotov sekitar pukul 22.15 WIB dirinya sedang ngobrol dengan seorang teman di teras Rumah Dinas Ketua DPRD.
Ia mengatakan kebetulan Ketua DPRD Kota Magelang Budi Prayitno tidak ada di rumah dinas karena sedang ada acara di luar kota.
"Saat kami ngobrol dikagetkan dengan lemparan dan kemudian ada api di depan garasi. Selanjutnya kami matikan dengan menyemprotkan air dari selang yang tidak jauh dari titik api," katanya.
Akibat lemparan molotov yang menimbulkan kobaran api tersebut pintu garasi Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelamg terlihat hangus, namun tidak sampai terbakar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.
BPS mencatat inflasi Indonesia September 2026 sebesar 0,3% secara bulanan dan 3,28% secara tahunan, dengan cabai jadi pemicu utama.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.