Australia Lolos ke 32 Besar, Paraguay Masih Harus Berdoa
Australia lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai bermain imbang 0-0 melawan Paraguay. Paraguay masih menunggu kepastian lewat jalur peringkat ketiga terb
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Tiga pelaku bom bunuh diri menyerang markas Frontier Constabulary (FC) di Peshawar pada Senin (24/11), menewaskan tiga personel dan melukai lima orang lainnya.
Menurut otoritas setempat, para pelaku membuka tembakan saat memaksa masuk ke markas Frontier Constabulary (FC) di Kota Peshawar sebelum meledakkan diri di dalam kompleks tersebut.
Melansir Reuters, Wakil Komandan FC, Javed Iqbal, membenarkan bahwa tiga anggota paramiliter FC tewas dalam serangan tersebut. Seorang pejabat senior yang tidak berwenang memberikan pernyataan kepada media mengungkapkan bahwa pelaku pertama meledakkan diri di gerbang utama, sementara dua lainnya berhasil masuk ke dalam area markas dan melakukan ledakan lanjutan.
Media Punch melaporkan bahwa para penyerang mulai menembaki area markas FC sekitar pukul 08.30 waktu setempat (10.30 WIB). Lokasi insiden berhadapan langsung dengan Jalan Saddar, salah satu jalan tersibuk di Kota Peshawar.
Militer dan kepolisian Pakistan langsung menutup seluruh area dan melakukan penyisiran menyeluruh. Tindakan ini diambil karena diduga masih ada teroris lain yang mungkin bersembunyi di dalam kompleks markas yang terletak di kawasan padat penduduk ibu kota Provinsi Khyber Pakhtunkhwa ini.
Seorang warga setempat, Safdar Khan, mengatakan kepada Reuters bahwa seluruh jalan menuju lokasi telah ditutup total oleh aparat keamanan. Korban luka, termasuk dua personel paramiliter, segera dilarikan ke Rumah Sakit Lady Reading.
Juru bicara rumah sakit, Mohammad Asim, menyatakan bahwa kondisi para korban luka saat ini sedang dalam penanganan intensif.
Latar Belakang dan Respons Pemerintah
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kelompok militan yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Namun, catatan menunjukkan dalam beberapa pekan terakhir, kelompok militan Islam di wilayah tersebut meningkatkan intensitas serangan. Eskalasi ini menyusul bentrokan mematikan di perbatasan Pakistan-Afghanistan bulan lalu.
Pemerintah Pakistan telah menuding Taliban Afghanistan memberikan perlindungan kepada para militan yang melakukan serangan lintas batas—sebuah tuduhan yang secara tegas dibantah oleh Kabul.
Provinsi Khyber Pakhtunkhwa yang berbatasan langsung dengan Afghanistan memang telah lama menjadi titik nyala kekerasan militan. Situasi keamanan di wilayah ini semakin memburuk sejak Taliban kembali berkuasa di Kabul pada tahun 2021.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dengan tegas mengutuk serangan tersebut. Dalam pernyataannya, ia memuji "tindakan tepat waktu" pasukan keamanan Pakistan yang berhasil mencegah jatuhnya korban jiwa dalam jumlah lebih besar.
"Pelaku insiden ini harus diidentifikasi sesegera mungkin dan diadili. Kami akan menggagalkan rencana jahat teroris yang menyerang integritas Pakistan," tegas Sharif seperti dikutip dari media Punch.
Serangan ini kembali mengingatkan akan kerentanan keamanan di wilayah perbatasan Pakistan-Afghanistan yang terus menjadi hotspot kegiatan militan dalam beberapa tahun terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Australia lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai bermain imbang 0-0 melawan Paraguay. Paraguay masih menunggu kepastian lewat jalur peringkat ketiga terb
Pajak nol persen impor suku cadang pesawat memasuki tahap harmonisasi. Kemenhub berharap kebijakan segera berlaku untuk menekan biaya maskapai.
Pasutri asal Candimulyo meraih dua penghargaan pada Bupati Award 2026 Kabupaten Magelang berkat inovasi gula semut dan pertanian modern.
PT Importa Jaya Abadi (Importa) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian penjualan 1 juta unit lemari pakaian besi
Kasus Ebola di Kongo meningkat. Dosen UMY mengingatkan Indonesia memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, dan sistem kesehatan menghadapi ancaman penyakit menular.
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.