Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi sebagai Jurnalis Korban KM Arupadatu I
Jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Enggano belum teridentifikasi sebagai korban KM Arupadatu I. DNA masih didalami tim DVI.
Ilustrasi teroris ISIS./Shutterstock
Harianjogja.com, ETHIOPIA--Pria yang menyamar dengan menggunakan seragam militer menewaskan lebih dari 50 orang dan melukai 23 orang lagi.
Kepala Biro Keamanan dan Perdamaian setempat, Abera Bayeta, pada Rabu (26/6/2019) dikutip Antara mengatakan kepada Reuters bahwa insiden tersebut terjadi di zona Metakal di wilayah Benishangul-Gumuz, Ethiopia.
Menurut dia, serangan terjadi pada Senin dini hari.
"Kami masih mendalami insiden tersebut. Namun kami menduga bahwa para pelaku penyerangan kemungkinan orang yang sama, yang terlibat dalam penyerbuan di wilayah Amhara," kata dia, mengacu pada kekerasan di wilayah tetangga Amhara yang menelan puluhan korban pada Sabtu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Enggano belum teridentifikasi sebagai korban KM Arupadatu I. DNA masih didalami tim DVI.
Redmi Note 17 Pro Max 5G resmi di Indonesia dengan baterai 10.000 mAh, harga mulai Rp7,499 juta dan prapesan 16–24 September 2026.
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Toyota Hiace menabrak truk di Tol Pemalang KM 306. Dua penumpang mengalami kaki terjepit dan dievakuasi tim SAR.
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Basarnas Banda Aceh membagi empat tim untuk mencari Ho Wee Han, wisatawan Malaysia yang hilang saat menyelam di perairan Sabang.