OPINI: Efisiensi Berkeadilan, Pedoman Konstitusional Program Strategis Pemerintah
Efisiensi berkeadilan menjadi pedoman penting dalam pelaksanaan MBG dan KDMP agar program memberi manfaat tanpa mematikan persaingan.
Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulonprogo membawa jenazah Freya pada Sabtu (22/6/2019) di Pantai Trisik. /IST-Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulonprogo
Harianjogja.com, SUKOHARJO- Jenazah anak mantan striker Persis Solo dan pemain PSS Sleman Ferryanto Eko Saputro (34) yang sempat hilang hanyut terseret ombak setibanya di rumah duka Ngebuk RT 03 Rw 07 Kartasura Sukoharjo Jawa Tengah, Sabtu siang, langsung dimakamkan.
Jenazah anak dari ferryanto, yakni Freya Fajrina Dwi Saputri (7), tiba di rumah duka Kartasura Sukoharjo, sekitar pukul 14.00 WIB dengan dibawa mobil ambulans dari Pantai Baru Poncosari Bantul.
Jenazah Freya setibanya di rumah duka kemudian disholatkan dan langsung dimakamkan di Astana Kendal Sedahromo lor Kecamatan Kartasura Sukoharjo atau berjarak sekitar 500 meter dari rumah duka. Jenazah diberangkatkan dari rumah duka sekitar pukul 14.30 WIB.
Ratusan pelayat dengan berjalan kaki ikut mengantarkan jenazah putri mantan striker andalan Persis Solo, Ferryanto itu.
Menurut Anis Nurrohmad adik ipar Ferryanto, pihak keluarga diberi kabar putrinya Ferry, Freya Fajrina Dwi Saputri, sudah ditemukan jasadnya oleh tim SAR di Pantai Krisik Kulonprogo, Sabtu, sekitar pukul 08.30 WIB.
"Jenazah keponakan itu, ditemukan berjarak sekitar lima hingga enam kilometer dari lokasi kejadian hilang hanyutnya Freya dengan bapaknya, Ferryanto," kata Anis.
Jenazah Freya setibanya di rumah, kata dia, kemudian disholatkan terlebih dahulu, dan langsung diberangkatkan untuk dimakamkan di Astana Kendal Sedahromo lor Kecamatan Kartasura Sukoharjo.
Menurut dia, pemakaman jenazah Freya tidak menggunakan upacara karena kalau menunggu-menunggu kasihan. Pihak keluarga dengan ditemukan jenazah Freya ini, agak melegakan. Sedangkan, Ferryanto yang juga hilang terseret ombak di pantai selatan hingga kini belum ada kabar pasti.
"Kami belum mendapatkan informasi dari petugas SAR dan keluarga yang ada di lokasi kejadian. Ferry belum ditemukan hingga Sabtu siang ini," katanya.
Sebelumnya, Ferryanto Saputro mantan pemain Persis Solo dan PSS Sleman pergi wisata ke Pantai Baru Poncosari, Bantul Yogyakarta, pada Kamis (20/6). Ferry bersama tujuh orang lainnya, di antaranya istrinya Wulan, puterinya Alicia, Felicia dan Freya. Dan, dua keponakannya yakni Afdal, Sheila dan dua anak sepupunya yakni Reinawati serta Novitasari.
Menurut Ipung Suparno salah satu kerabat Ferryanto, Ferryanto Saputro bersama putrinya, Freya Fajrina Dwi Saputri (7) hilang hanyut terseret ombak besar di pantai tersebut. Sedangkan sepupu dan keponakan Ferry yakni Afdal, Felicia dan Alicia berhasil selamat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Efisiensi berkeadilan menjadi pedoman penting dalam pelaksanaan MBG dan KDMP agar program memberi manfaat tanpa mematikan persaingan.
Polisi membongkar jaringan sabu Jakarta-Surabaya-Lombok dengan barang bukti 5.418,10 gram sabu yang disembunyikan di ban serep mobil.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 16 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu keberangkatan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
UEFA menetapkan Muenchen dan Barcelona sebagai tuan rumah final Liga Champions 2028 dan 2029, serta venue final kompetisi Eropa lainnya
Adhi Karya meminta maaf atas 2.400 unit LRT City yang belum diserahterimakan. Audit investigasi dan opsi refund disiapkan.
Digitalisasi pasar Bantul meluas. Hampir seluruh dari 10.370 pedagang di 33 pasar telah menggunakan QRIS sebagai alternatif pembayaran.