Pengesahan 724 Calon Warga PSHT Karanganyar Malam Ini Dikawal Ketat
Pengesahan 724 calon warga PSHT Karanganyar dikawal 750 personel polisi. Penyekatan dilakukan di perbatasan untuk mencegah rombongan luar daerah.
Mobil pemadam kebakaran menyemprotkan air ke gedung CV Ranotex di Kebakkramat, Karanganyar, Minggu (13/1/2019). (Solopos-Sri Sumi Handayani)
Harianjogja.com, SUKOHARJO – Pos pemadam kebakaran di Kabupaten Sukoharjo dinilai masih kurang untuk menjangkau wilayah barat, timur dan selatan. Guna optimalisasi jangkauan wilayah kerja, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo berencana menambah tiga pos lagi.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo, Heru Indarjo mengatakan akan mendirikan tiga pos pemadam kebakaran akan dibangun di wilayah selatan mengkaver Kecamatan Tawangsari, Weru dan Bulu. Kemudian pos dibangun di wilayah barat untuk mengkaver wilayah Baki, Gatak dan Kartasura, serta pos di sisi timur mengkaver Mojolaban dan Polokarto.
"Saat ini baru ada pos induk yang mengkaver seluruh wilayah di Sukoharjo. Kedepan pos induk disiapkan untuk mengkaver Sukoharjo, Bendosari, Nguter dan Grogol," katanya, Jumat (21/6/2019).
Penambahan pos pemadam kebakaran diperlukan agar saat terjadi kebakaran penanganan akan semakin cepat. Selama ini Sukoharjo bagian barat, timur dan selatan masih minim jangkauan pemadam kebakaran. Sehingga apabila ada tiga tambahan pos pemadam kebakaran baru maka jarak antara pos menuju lokasi kebakaran menjadi pendek.
“Seharusnya, maksimal selama 15 menit sudah sampai di tempat kejadian perkara [TKP] kebakaran. Jadi memang sebenarnya butuh menambah pos pemadam untuk optimalisasi bagian selatan, timur dan barat,” katanya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukoharjo, Agus Santosa menilai penambahan pos pemadam kebakaran dinilai mendesak direalisasikan. Hal ini mempertimbangkan jarak tempuh maksimal ke lokasi kebakaran 15 menit, tingkat kesulitan jalan, akses menuju jalan raya dan lainnya. Seperti halnya wilayah Kartasura yang dinilai menjadi daerah dengan tingkat kebakaran cukup tinggi dengan penanganan kebakaran yang terkendala jarak.
"Beruntung selama ini kita dibantu dengan daerah lain di Soloraya dalam penanganan kebakaran. Sehingga jika terjadi kebakaran di daerah perbatasan, maka pemadam kebakaran dari daerah lain ikut bergerak," katanya.
Saat ini Pemkab tengah mencari aset milik daerah sebagai bakal lokasi pos pemadam kebakaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Pengesahan 724 calon warga PSHT Karanganyar dikawal 750 personel polisi. Penyekatan dilakukan di perbatasan untuk mencegah rombongan luar daerah.
Cleberson menyebut dukungan suporter menjadi kekuatan PSS Sleman saat menghadapi Dewa United di Banten International Stadium.
Kemenkeu mengungkap perkembangan pengalihan saham PSBI dan pembayaran utang Whoosh yang kini memasuki tahap finalisasi.
MTQ Nasional XXXI 2026 di Jawa Tengah berakhir dengan Jateng meraih peringkat kedua. Taj Yasin mendorong pembinaan Al-Qur’an berkelanjutan.
Aduan sampah di Sleman naik sekitar 40% pada 2026. Pembakaran sampah menjadi salah satu laporan yang paling banyak ditangani Satpol PP.
Pilur serentak Gunungkidul digelar 26 September 2026. Sebanyak 630 personel TNI-Polri disiapkan untuk pengamanan pemilihan.