Advertisement
Anak Gus Mus ke Saksi Prabowo : Kasihan Mbak Beti Ini Kalau Diinstruksikan Bohong
Saksi dari tim Prabowo saat disumpah jelang sidang sengketa Pilpres 2019, Rabu (19/6/2019). - Antara Foto
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Ienas Tsuroiya, putri ulama kondang Ahmad Mustofa Bisri bercuit soal saksi kubu capres Prabowo Subianto di sidang MK yang diduga berbohong.
Beti Kristina diduga berbohong saat dihadirkan sebagai saksi oleh Tim Hukum Capres Cawapres nomor urut 2 Prabowo - Sandiaga dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Rabu (19/6) malam.
Advertisement
Ienas Tsuroiya, putri pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus, mengakui iba terhadap Beti.
Dalam persidangan, Beti Kristina menyebut membutuhkan waktu tiga jam untuk melakukan perjalanan dari Kecamatan Teras, Boyolali menuju ke Kecamatan Juwangi, Boyolali tempat ia mengawasi jalannya Pilpres 2019.
Namun, hasil penelusuran warganet, ternyata waktu tempuh yang dibutuhkan tak selama itu dan kondisi jalan sudah teraspal.
Banyak warganet yang menunjukkan bukti berupa foto peampakan jalanan penuh aspal di Juwangi melalui media sosial.
Melalui akun Twitter @tsuroiya, Ienas Tsuroiya menilai, kesaksian yang diutarakan dalam persidangan harus dipertanggungjawabkan lantara saksi telah diambil sumpah. Jika tidak, bisa saja saksi dikenakan pasal pidana.
"Aduh, kasihan Mbak Beti ini kalau memang diinstruksikan untuk berbohong. Dalam sidang, di bawah sumpah, dia bisa kena pasal pidana kan?" kata Ienas Tsuroiya seperti dikutip Suara.com, Kamis (20/6/2019).
Aduh, kasihan Mbak Beti ini kalau memang diinstruksikan untuk berbohong. Dalam sidang, di bawah sumpah, dia bisa kena pasal pidana kan? CMIIW https://t.co/cNgxhdOfCY
— ienas Tsuroiya (@tsuroiya) June 20, 2019
Ienas Tsuroiya mengakui cukup familiar dengan nama wilayah Juwangi. Wilayah itu merupakan daerah asal asisten rumah tangganya dan secara tegas sang asisten membantah pernyataan Beti Kristina.
"Mbak asisten saya juga secara berapi-api membantah pernyataan Mbak Beti kalau di Juwangi medannya sulit, tak ada aspal. 'Jalannya sudah bagus semua kok Bu!' katanya bersemangat," ungkap Ienas Tsuroiya.
Terlebih, saat ini sudah ada teknologi Google Maps yang bisa digunakan untuk mengetahui kondisi wilayah secara langsung dari jarak jauh.
"Dan memang hari gini untuk mengetahui kondisi suatu wilayah, gampang kok. Bisa buka Google Maps. (foto) kiri Juwangi, kanan Teras. Keduanya berada di wilayah Boyolali. Bersih dan rapi kampunya ya. Keren," tandas Ienas Tsuroiya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Buruh di DIY Desak Revisi UMP 2026, Tuntut Minimal Upah Rp4 Juta
Advertisement
Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Berita Populer
- Kantor Love Scam di Sleman Raup Omzet Rp10 Miliar per Bulan
- Kejari Bantul Periksa Pihak Bank Terkait Dugaan Korupsi di Wonokromo
- Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan di Karawang
- PDIP Singgung Motif Pemanggilan Rieke oleh KPK
- KPK Bantah Pimpinan Terbelah dalam Kasus Kuota Haji
- Ribuan Warga Gunungkidul Dapat Bansos Makan Gratis Selama Sebulan
- Chelsea Tunjuk Rosenior Gantikan Maresca, Berikut Profilnya
Advertisement
Advertisement




