Di Ratas, Jokowi Sampaikan Ketidakpuasan Terobosan Perizinan

Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Seskab Pramono Anung (kedua kanan) saat menerima pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (13/6/2019). - ANTARA/Wahyu Putro A
19 Juni 2019 17:57 WIB Amanda Kusumawardhani News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengaku tidak puas atas kinerja dan terobosan dalam menggenjot ekspor dan investasi di Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam rapat terbatas (ratas) tentang Pembahasan Terobosan Kebijakan Investasi, Ekspor, dan Perpajakan.

“Kegiatan investasi, urusan perizinan, nggak ada tendangannya apa-apa menurut saya, sampai saat ini,” kata Jokowi di Kantor Presiden, Rabu (19/6/2019).

Bahkan dia mencatat, ratas yang membahas upaya untuk menggenjot investasi, ekspor, dan perpajakan sudah digelar hingga keenam kalinya dan hasilnya belum juga terlihat.

“Sekali lagi urusan investasi, ekspor, perpajakan hari ini kita rataskan. Ini adalah ratas yang keenam, mohon digarisbawahi, ini adalah ratas keenam,” tekannya.

Padahal, menurutnya, investasi dan ekspor merupakan kunci utama dalam menyelesaikan persoalan defisit neraca perdagangan dan defisit neraca transaksi berjalan.

Mengutip data Badan Pusat Statistik, neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit US$2,5 miliar per April 2019. Secara kumulatif, defisit pada April kali ini juga meningkatkan defisit neraca perdagangan Januari-April 2019 menjadi US$2,57 miliar.

Sumber : Bisnis.com