Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Warga menyaksikan proses evakuasi mobil dalam laka Tasikmadu, Minggu (16/6/2019). (Istimewa-Wagiman)
Harianjogja.com, KARANGANYAR – Dua orang meninggal dunia seketika dalam kecelakaan tragis di Tasikmadu, Karanganyar, Minggu (16/6/2019) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Satu di antara korban meninggal adalah seorang siswa SMP berinisial P yang merupakan warga Tasikmadu.
Informasi yang dihimpun JIBI/Solopos, kecelakaan terjadi di sekitar Jembatan Gabahan, selatan PG Tasikmadu atau sekitar 100 meter dari RS PKU Karanganyar. Kecelakaan terjadi saat mobil Suzuki APV berpelat nomor AA 9301 HK yang dikemudian warga Kauman, Cangakan, Karanganyar, Sukro Haryanto, 42, melaju dari arah Kebakkramat ke Manggung, Cangakan atau dari utara ke selatan. Sementara itu, sepeda motor Yamaha Jupiter MX berpelat nomor AD 6012 LP yang dikendarai P dan temannya melaju dari arah berlawanan.
Keduanya bertabrakan di sekitar Jembaran Gubahan hingga kondisi kaca depan dan bagian depan mobil APV rusak parah. Di sisi lain, sepeda motor yang menabrak juga ringsek. Seorang pengendara dan pembonceng langsung meninggal dunia di lokasi kecelakaan.
Salah satu saksi mata yang berada di lokasi kejadian, Sugiman, 31, mengatakan kondisi dua orang pengendara motor sudah meninggal di lokasi kejadian. Ia mengatakan saat itu ia sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Ngablak, Papahan, Tasikmadu. Saat melintas di lokasi kejadian, ia melihat kecelakaan. Dia lalu mengecek kondisi dua orang tergeletak di jalan.
"Kalau melihat postur dan wajah itu masih remaja. Dan sudah meninggal di lokasi karena kondisinya begitu," kata Sugiman, Minggu malam.
Sugiman mengecek pengendara mobil yang masih berada di dalam mobil setelah kejadian. Menurutnya, mobil tersebut membawa satu keluarga yang terdiri atas bapak, ibu, dan anak. Tetapi Sugiman tidak dapat memastikan berapa anak yang berada di dalam mobil.
"Panik sopirnya. Saya hampiri, saya minta menghubungi polisi. Lima menitan itu polisi Polsek [Tasikmadu] datang. Enggak lama polisi Polres [Karanganyar] datang," ujar dia.
Kondisi mobil ringsek pada bagian kiri depan. Akibatnya, bagian wajah dari istri pengemudi mobil mengalami luka. Beruntung, anak pengemudi yang duduk di pangkuan ibunya tidak mengalami luka.
"Mobil bagian kiri sampai njeblos ke dalam. Tadi saya lihat ada luka di wajah istri pengemudi. Luka di hidung atau di atas mulut begitu. Langsung dirawat di PKU Muhammadiyah. Kalau si pengemudi enggak apa-apa. Anaknya juga. Tapi kurang tahu anaknya satu atau dua," ungkap dia.
Kanit Laka Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Sutarno, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, saat dihubungi Solopos.com, Minggu malam, mengaku masih mencari identitas para korban. Tim dibagi menjadi dua.
“Kami masih dibagi menjadi dua, olah TKP dan mencari identitas korban serta keluarganya,” terang dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
V BTS resmi menjadi Global Brand Ambassador Nothing. Ia membintangi kampanye Headphone (1) Pro yang hadir dengan triple-driver dan ANC.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di perbankan
Sering cas motor listrik semalaman? Kenali pengaruhnya terhadap baterai, charger, sistem listrik, dan keamanan pengisian.
Spanyol menyepakati larangan penggusuran hingga 2030 setelah kasus Maricarmen Abascal memicu protes terkait krisis perumahan.