Jokowi Minta Publik Percayakan Pengungkapan Kasus 21-22 Mei kepada Polri

Polisi menunjukkan tersangka pelaku kericuhan pada Aksi 22 Mei saat gelar perkara di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (23/5/2019). - Antara/Indrianto Eko Suwarso
15 Juni 2019 10:17 WIB Amanda Kusumawardhani News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo meminta masyarakat mempercayakan penyelesaian kerusuhan saat aksi massa 21-22 Mei 2019 kepada Polri,

Saat ini, kata Presiden, kepolisian berupaya keras untuk secara bersamaan mengungkap dua fokus utama dalam kasus itu. Presiden Jokowi menyampaikan permintaan itu di Kota Denpasar, Bali, Jumat (14/6/2019),ketika  menanggapi perkembangan terkini atas pengungkapan kasus tersebut.

"Berikan waktu terlebih dahulu kepada polisi untuk menyelesaikan yang kasus (rencana) pembunuhannya," ujar Jokowi, dikutip dari keterangan resmi.

Pernyataan Presiden tersebut merujuk pada pengungkapan rencana pembunuhan sejumlah tokoh nasional dan seorang direktur eksekutif lembaga survei. Hingga saat ini, Kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengembangkan kasus tersebut.

Tak hanya itu, menurutnya, Kepolisian saat ini juga berupaya melakukan pengungkapan terkait jatuhnya korban jiwa dalam aksi massa tersebut. Upaya pengungkapan kedua kasus tersebut menurut Presiden dijalankan Kepolisian secara bersamaan.

"Kemudian ini juga berjalan paralel nanti kasus yang berkaitan dengan [korban] meninggal yang ada di lokasi-lokasi kerusuhan. Saya kira dua-duanya berjalan paralel," ucap Jokowi.

Kepala Negara berpandangan bahwa apabila dibutuhkan, nantinya, Kepolisian juga dapat bekerja sama dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dalam pengungkapan kasus-kasus tersebut.

"Tidak hanya Kepolisian, nanti bisa mengajak Komnas HAM dan lainnya," tandas Presiden.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia