Advertisement
2 Remaja Lari Tunggang Langgang Saat Melihat Pantat di Kali Samin Karanganyar
Sejumlah warga dan anggota Polsek Matesih mengevakuasi jenazah korban tenggelam di Kali Samin pada Minggu (10/6 - 2019). (Istimewa/Dokumentasi Polres Karanganyar)
Advertisement
Harianjogja.com, KARANGANYAR -- Warga Karanganyar digegerkan dengan penemuan mayat di Kali Samin. Mayat ria berusia lanjut ditemukan pada Senin (10/6/2019). Pria itu diketahui merupakan warga Kalongan RT 003/RW 012, Desa/Kecamatan Matesih, Karanganyar, bernama Padmo Wirono, 75.
Informasi yang dihimpun dari Polsek Matesih, korban kali pertama ditemukan dua pelajar yang tinggal di sekitar Kali Samin, yaitu Muamar Zainal Arifin, 14, dan Ilham Jaya Kusuma, 15. Saat itu mereka hendak mandi dan mencari ikan di sungai.
Advertisement
Menurut pengakuan Muamar kepada anggota Polsek Matesih di lokasi kejadian, dia melihat salah satu bagian tubuh korban mengapung. Saat itu mereka sedang menunggu ikan menyambar kail.
"Senin sekitar pukul 13.00 WIB, mereka bersama-sama pergi ke Kali Samin untuk mandi dan mencari ikan. Setelah beberapa saat mencari ikan, saksi satu [Muamar] melihat pantat seseorang di dalam air. Lalu mereka lari sambil berteriak," kata Kapolsek Matesih, Iptu Tri Gusnadi, saat dihubungi Solopos.com, Senin.
BACA JUGA
Teriakan dua remaja itu terdengar warga lain, Samsul, 40, yang berada di sekitar sungai. Dia mendatangi lokasi yang ditunjukkan dua remaja tadi dan memberi tahu bayan setempat. Saat ditemukan, posisi korban kondisi tengkurap di permukaan air.
"Ada warga melaporkan kejadian ke Polsek Matesih. Kami mengajak petugas puskesmas mendatangi tempat kejadian perkara [TKP]. Sampai TKP petugas Polsek Matesih bersama warga mengangkat jenazah dari air dan membawa ke rumah duka," tutur dia.
Petugas Puskesmas Matesih melakukan visum luar pada jenazah di rumah duka. Jenazah diserahkan kepada keluarga setelah pemeriksaan petugas. Informasi yang dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, korban diduga sakit pikun dan pergi dari rumah. Keluarga dan kerabat korban berupaya mencari tetapi korban ditemukan dalam kondisi meninggal.
"Hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Matesih, terdapat luka di sejumlah bagian tubuh. Luka robek di kepala, luka lecet di punggung, luka memar di pinggang, luka lecet di tangan kanan. Kesimpulan sementara diduga korban terjatuh dan terbentur batu. Korban tenggelam di Kali Samin. Korban diperkirakan meninggal lebih dari enam jam dari waktu saat ditemukan. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayan atau kekerasan," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Lagi, Tiga Prajurit Indonesia Terluka dalam Ledakan di Lebanon
Advertisement
Advertisement




