Advertisement
Bom Kartasura, Mahfud Dukung Negara Tindak Tegas Aksi Teror
Mahfud MD saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (4/6/2019).- Harian Jogja - Yogi Anugrah
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Mahfud Md mendukung negara untuk menindak tegas segala aksi teror yang terjadi di Indonesia.
“Saya kira negara harus tetap sangat berhati-hati menangkal radikalisme, tetap bertindak tegas dan transparan,” ujar Mahfud saat dimintai tanggapan terkait dengan kasus teror bom di pos polisi Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (4/6/2019),.
Advertisement
Ia mengatakan di zaman serba digital ini, tidak bisa main rekayasa dan sebagainya, sebab masyarakat sekarang punya kemampuan, hak, untuk mengawasi dan memberitakan. Dalam keadaan begini maka negara akan sulit melakukan rekayasa-rekayasa yang menimbulkan fitnah seperti dulu.
Menurut dia, beberapa tahun lalu belakangan ini, saat menindak teroris, negara selalu dianggap melakukan rekayasa atau hanya untuk mengalihkan suatu isu tertentu. Terorisme, kata dia, merupakan tantangan yang sangat serius bagi negara sebab ada indikasi berkaitan dan bersinergi dengan jaringan internasional.
Jika aparat penegak hukum dianggap berlebihan dalam bertindak, bisa dinilai di pengadilan dan di dalam proses proses hukum yang berjalan. Terpenting bagi Mahfud, negara harus aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
- Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
Advertisement
Pamit Bukber, Remaja Ditemukan Tewas di Jalur Ngobaran Gunungkidul
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Buka Puasa Jogja 13 Maret 2026: Magrib 17.56 WIB
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakpus Diselidiki Polisi
- Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni
- Antrean 350 Meter di GT Purwomartani, Arus Dialihkan ke Prambanan
- Lonjakan Penumpang YIA Jelang Lebaran 2026 Picu Extra Flight
- Trump: Mojtaba Khamenei Diduga Masih Hidup Meski Terluka
Advertisement
Advertisement







