Advertisement
Pemudik Gunakan Kapal Laut Meningkat Gara-Gara Tiket Pesawat Mahal
Sejumlah kendaraan pemudik antre masuk kapal roro untuk menyeberang ke Pulau Sumatra di Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (2/6/2019). - ANTARA/Dziki Oktomauliyadi
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III yang mengoperasikan terminal penumpang kapal laut di 13 pelabuhan menyebutkan ada lonjakan penumpang arus mudik mulai H-15 hingga H-2.
Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya adalah pelabuhan dengan tingkat kedatangan arus mudik terbanyak dari pelabuhan lainnya.
Advertisement
“Dari semua pelabuhan yang dikelola Pelindo III, hingga H-2 total 273.797 orang mudik melalui pelabuhan tahun 2019, jumlah tersebut naik sekitar 22% dari tahun 2018 pada periode yang dimana saat itu tercatat 224.566 orang sebagian besar dari wilayah Indonesia Timur seperti Sampit, Kumai, Batulicin, Balikpapan, Banjarmasin, dan Makasar,” ujar Wilis Aji, VP Corcom Pelindo III melalui siaran resmi yang diterima Bisnis, Selasa (4/6/2019).
Penyebab lain naiknya jumlah penumpang kapal laut menurut Wilis salah satunya adalah harga tiket pesawat yang cukup tinggi, jadi moda transportasi laut menjadi alternatif terbaik karena melalui kapal laut dapat menghubungkan berbagai pulau di nusantara.
BACA JUGA
Selain itu, program mudik gratis dari Kementerian BUMN yang melibatkan 33 BUMN bersama menyelenggarakan program Mudik Bareng BUMN 2019 menggunakan kapal laut milik PT Pelni (Persero) juga turut menambah jumlah pemudik via kapal laut, di mana tahun ini lebih banyak dari tahun lalu yang hanya 24 BUMN yang bersinergi dengan Pelni menyediakan tiket gratis bagi masyarakat.
“Tahun lalu peserta mudik gratis bareng BUMN tahun 2018 mengakut sekitar 25.000 orang dan kini di tahun 2019 dinaikkan hingga total sebanyak 52.000 tiket gratis di mana 2.100 tiket disediakan gratis oleh Pelindo III,” tambah Wilis.
Pelindo III di tahun 2019 ini menambah jumlah kuota program mudik gratis hingga total 30.000 tiket yang terdiri dari 2.100 tiket kapal laut telah terealisasi dan sekitar 28.000 tiket moda bus eksekutif yang bekerja sama dengan Damri dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Tanjung Emas Semarang bisa dipergunakan oleh para pemudik sejak H-7 disediakan khusus untuk para penumpang kapal laut yang turun di dua pelabuhan tersebut.
Wiji Slamet, salah satu pemudik dari Sampit yang ditemui di Pelabuhan Tanjung Perak saat didalam bus mudik gratis Pelindo III tujuan Blitar menyebutkan bahwa begitu mendengar Pelindo III mengadakan program mudik gratis dengan kapal dan bus, ia segera mendaftar beserta keluarganya melalui aplikasi online mudik.pelindo.co.id.
“Alhamdulilah saya masih kebagian tiket gratis, kalau beli sendiri lumayan mahal apalagi sekarang tiket pesawat semakin tidak terbeli sama orang sekelas saya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
- Dampak MBG Akan Dibaca dari Pertumbuhan Otak dan Fisik Anak
Advertisement
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Bantul Siapkan BTT untuk Bencana
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Antisipasi Virus Nipah, Bandara Ngurah Rai Perketat Pintu Masuk Bali
- Kasus Dugaan Fraud PT DSI, Bareskrim Sita Dana Rp4 Miliar
- Ribuan Anak di Bantul Belum Kantongi KIA, Disdukcapil Percepat Layanan
- Kemlu: Peran Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Bersifat Multilateral
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo Kamis 29 Januari 2026
- Bupati Magelang Dorong Optimalisasi PAD Lewat PBB-P2 2026
- AS Blokir Hasil Penjualan Minyak Venezuela Lewat Rekening Khusus
Advertisement
Advertisement



