Ini Isi Ceramah Imam Besar Masjid Istiqlal dalam Kegiatan Iktikaf..

Jemaah melaksanakan salat malam saat beriktikaf di Masjid Raya Habiburahman, Bandung, Jawa Barat, Selasa (26/5/2019) dini hari. - Ist/Antara.
01 Juni 2019 07:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-- Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menyampaikan tingkatan ridho kepada jamaah iktikaf malam 27 Ramadhan 1440 Hijriyah yang memadati lantai utama masjid terbesar di Asia Tenggara itu.

"Mempertanyakan kenapa orang tidak ibadah tapi sukses, itu kita belum pada tahap ridho yang tinggi," katanya di Jakarta, Sabtu (1/6/2019) dini hari.

Mantan Wakil Menteri Agama itu menyampaikan terdapat insan yang berada di puncak segala puncak ridho yaitu rela dengan segala yang Allah berikan.

Menurut dia, orang dalam kerelaan tingkat tinggi tidak akan mencari hikmah dari segala kenikmatan dan penderitaan karena percaya dengan takdir Allah.

Orang dengan ridha tinggi, lanjutnya sulit membedakan kenikmatan dan penderitaan. "Kita harus percaya ada yang tidak kita ketahui, kecuali oleh Allah. Orang ini tidak menderita karena semua ini datang dari Allah," tambah dia.

"Menikmati kekecewaan, penderitaan, fitnah, kekalahan apapun yang datang," katanya.

Iktikaf sendiri merupakan amalan ibadah berdiam beberapa waktu di dalam masjid sebagai suatu ibadah dengan syarat-syarat tertentu. Ibadah tersebut biasanya dilakukan di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Salah satu kegiatan iktikaf biasanya dilakukan umat Islam dengan menjauhkan pikiran dari keduniaan untuk mendekatkan diri kepada Allah.