Advertisement
Tepergok Memperkosa 7 Ekor Sapi, Pria Ini Babak Belur Dihajar Massa
Ilustrasi sapi - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Gegara kepergok memerkosa sejumlah sapi, seorang pria di India babak belur dihajar massa.
Seorang pria di India tertangkap basah hendak memerkosa sejumlah sapi baru-baru ini, yang ada di sebuah penampungan di Asrama Kartaliya Baba, Kota Ayodhya, negara bagian Uttar Pradesh.
Advertisement
Pria bernama Rajkumar yang tidak diketahui umurnya tersebut, tepergok para sukarelawan yang bekerja di asrama Kartaliya Baba.
Sukarelawan itu sengaja berjaga di penampungan, karena sebelumnya telah mengetahui ada pemerkosaan sapi-sapi di area itu melalui rekaman kamera pengawas.
BACA JUGA
Para sukarelawan berjaga-jaga di sekitar penampungan sapi, hingga suatu ketika Rajkumar kembali ke tempat itu untuk kembali melakukan perkosaan.
Namun kali ini, para sukarelawan segera menangkap Rajkumar saat hendak melakukan aksi bejatnya terhadap sapi-sapi di asrama tersebut.
Pendeta Asrama Kartaliya Baba, Ramdas, mengakui terpukul atas kejadian tersebut.
“Rekaman CCTV menunjukkan bagaimana orang itu melakukan tindakan bejat terhadap tujuh sapi yang dia diperkosa satu per satu. Kami telah menangkapnya dan menyerahkan kepada pihak kepolisian. Tindakan itu membuat kami terpukul, kami tidak bisa mengerti hal ini,” ujar Ramdas dengan berlinang air mata seperti dikutip India Today, Selasa (21/5/2019).
Pria dengan perilaku tidak lazim itu babak belur dipukuli para penangkapnya sebelum diserahkan kepada polisi.
Sementara Rajkumar sendiri mengakui berada dalam pengaruh alkohol saat melakukan perkosaan terhadap sapi-sapi tersebut.
“Saya mabuk, saya tidak tahu apa yang saya lakukan. Saya hanya ingat dipukuli oleh orang yang menangkap saya dan oleh polisi,” ujarnya.
Polisi menjerat Rajkumar dengan undang-undang India tentang kekerasan terhadap hewan.
Ayodhya merupakan salah satu kota relijius penting di India dan merupakan salah satu tujuan ziarah keagamaan bagi umat Hindu. Sementara sapi adalah hewan yang disucikan oleh umat Hindu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
Advertisement
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- Dinkes Kulonprogo Ingatkan Warga Waspada Virus Nipah
- Sweety dan Indomaret Gelar Posyandu 8.000 Balita
- Dispar Bantul Tegaskan Foto di Parangtritis Gratis
- Bank Jateng Raih SLE Awards 2026 dan NPS Tinggi
- BPN Kulonprogo Tegaskan Tanah Letter C Aman, Tetap Milik Warga
- BGN Perketat MBG, SPPG Wajib Cek Bahan dan Alat
- Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI
Advertisement
Advertisement




