Tragedi Sungai Wiroko: Pelajar Wonogiri Tewas Tenggelam Saat Memancing
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Ilustrasi. /Reuters-Mussa Qawasma
Harianjogja.com, MEDAN - Kerusuhan pecah di lapas narkoba di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), menyebabkan ratusan tahanan kabur. Sejumlah penghuni lapas bahkan membakar motor yang diduga milik sipir dan merusak bangunan lapas.
Humas Kemenkumham Sumut, Josua Ginting, membenarkan kejadian tersebut. Namun dia mengaku belum menerima informasi utuh terkait insiden tersebut.
"Benar, informasi yang kami terima seperti itu," kata Josua kepada wartawan di Kota Medan, Sumut, Kamis (16/5/2019).
Terkait penyebabnya, dia mengatakan, masih belum diketahui secara pasti. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.
Josua juga menyebut, ada ratusan tahanan narkotika yang kabur memanfaatkan insiden kerusuhan tersebut. Namun untuk berapa jumlah pastinya, masih belum dipastikan.
Sebuah rekaman video rekaman seorang narapidana beredar. Pantauan, tampak beberapa motor dibakar, sebuah mobil ambulans terbalik, dan kaca bangunan lapas dipecahkan oleh sejumlah napi.
"Kami bukan binatang, kami manusia. Perlakukan kami juga seperti manusia," kata seorang napi berteriak di sela-sela kerusuhan.
Perekam video yang juga napi mengatakan, dirinya dengan beberapa teman-temannya tidak berniat untuk kabur dari lapas. Bahkan, ada yang menyebut, lebih enak tinggal di penjara daripada harus kabur.
Polres Langkat bergerak cepat pascakaburnya ratusan tahanan usai kerusuhan yang terjadi Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Narkoba di Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (16/5/2019) siang. Polres Langkat melalui sejumlah Polsek di jajarannya langsung menggelar razia di sejumlah lokasi.
“Saat ini kami sudah menggelar razia dan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang melintas mulai dari Besitang hingga menuju Stabat maupun sebaliknya,” kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Langkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Doddy Hermawan.
Doddy memperkirakan, berdasarkan informasi sementara, tahanan yang kabur mencapai 200 orang. Beberapa di antaranya sudah berhasil diamankan kembali. “Sejumlah tahanan sudah berhasil diamankan oleh petugas sipir,” katanya.
Dia mengatakan, polisi di jajaran Polres Langkat akan melakukan sweeping ke sejumlah lokasi di Kabupaten Langkat untuk mencari para narapidana yang melarikan diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.