Advertisement
Hadar Nafis : Pemilu di Indonesia Terombang-ambing Gara-Gara Tuduhan dan Klaim
Ilustrasi. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hadar Nafis Gumay menilai Pemilu 2019 terombang-ambing lantaran tuduhan kecurangan dan saling klaim kemenangan pemilu presiden oleh kedua kubu pasangan calon.
"Kalau betul ada pelanggaran segera sampaikan kepada Bawaslu untuk memprosesnya. Sayang juga pemilu yang kita laksanakan terombang-ambing karena tuduhan dan klaim saja. Bukti sangat penting untuk memastikannya," kata Hadar, dalam seri diskusi XXVI Merawat keIndonesiaan, di Plaza Central, Jakarta, Sabtu (11/5/2019).
Advertisement
Menurut Hadar, kubu pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno harus menunjukkan bukti-bukti yang konkret dan kuat bila memang terjadi kecurangan Pemilu 2019 ini.
Para peserta pemilu juga harus memastikan suara rakyat tidak boleh diotak-atik karena rakyat sudah menentukan suara saat pencoblosan.
"Kalau ada yang mengubah, maka itu merupakan pelanggaran serius. Dalam UU Pemilu tindakan tersebut merupakan pidana. Bahkan, kalau memang benar terjadi kecurangan secara terstruktur, sistametis dan masif (TSM) bisa dibatalkan. Tapi, harus ada bukti-buktinya," katanya lagi.
Hadar yang mengaku mengenal komisioner KPU saat ini bahwa komisioner KPU tidak akan merusak kerjaannya sendiri dengan melakukan kecurangan-kecurangan.
"Mungkin yang terjadi adalah kekurangan sana sini dan kurang profesionalnya anggota KPU," ujarnya lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Van Gastel: PSIM Layak Dapat Hasil Lebih Baik dari Dewa United
Advertisement
Advertisement









