Supaya Proses Hukum Lancar, Kivlan Zen Dicekal ke Luar Negeri

Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kas Kostrad) Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zein (tengah) menghadiri unjuk rasa menuntut diusutnya dugaan kecurangan Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (9/5/2019). - ANTARA/Aditya Pradana Putra
10 Mei 2019 23:27 WIB Sholahuddin Al Ayyubi News Share :

Harianjogja.comJAKARTA--Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen dilarang bepergian ke luar negeri oleh Direktorat Jenderal Imigrasi. Pencegahan dilakukan agar saat proses hukum atas Kivlan Zen di Bareskrim Polri bisa berlangsung lancar.

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra mengungkapkan pihaknya telah mengirimkan surat permohonan pencekalan terhadap Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen dengan nomor permohonan B/3248/-Res.1.1.2/V/2019/Bareskrim ke Ditjen Imigrasi. 

Menurut Asep, permohonan itu sudah diterima Ditjen Imigrasi dan nama Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen sudah resmi dilarang melakukan perjalanan ke luar negeri.

"Iya memang benar, kami sudah kirimkan surat pencekalan dan sudah dilakukan oleh Imigrasi. Jadi yang bersangkutan sudah tidak bisa lagi bepergian ke luar negeri," tutur Asep kepada Bisnis, Jumat (10/5/2019).

Sebelumnya, Mayjen (Purn) Kivlan Zen dan Lieus Sungkharisma alias Li Xue Xiun telah dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan tindak pidana makar dan penyebaran informasi bohong atau hoaks.

Mayjen (Purn) Kivlan Zen dilaporkan dengan nomor laporan: LP/B/0442/V/2019/Bareskrim ter tanggal 7 Mei 2019.

Sementara, Li Xue Xiun dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan nomor laporan Polisi: LP/B/0441/V/2019/Bareskrim ter tanggal 7 Mei 2019.

Sumber : bisnis.com