Viral Fenomena Rojali dan Rohana, Ini Respons Bank Indonesia
Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta buka suara soal ramainya fenomena Rombongan Jarang Beli (Rojali) dan Rombongan Hanya Nanya (Rohana).
CEO Seknas Prabowo-Sandi Mohammad Taufik menunjukkan lembaran C1. (Bisnis-Feni Freycinetia)
Harianjogja.com, JAKARTA -- CEO Seknas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mohammad Taufik, menegaskan Seknas Prabowo-Sandi tidak pernah mengumpulkan C1 untuk dikirimkan ke Badan Pemenangan Nasional (BPN). Ia membantah mengirimkan dua kardus berisi ribuan form C1 palsu seperti yang ditemukan oleh polisi beberapa hari lalu.
"Saya mengatakan berita itu [penangkapan mobil pembawa form C1] sama sekali tidak betul, fitnah. Dan saya sudah minta BPN berkomunikasi dengan Bawaslu," katanya di kantor Seknas Prabowo-Sandi Menteng, Senin (6/5/2019).
Selain form C1, Taufik juga menegaskan tidak pernah menandatangani surat untuk dikirimkan kepada Direktur Satgas BPN Prabowo-Sandi Toto Utomo Budi Santoso.
Menurutnya, surat tersebut palsu karena tidak memiliki kop surat resmi seperti template Seknas Prabowo-Sandi. Wakil Ketua DPRD DKI tersebut juga mengungkapkan bahwa jabatannya di Seknas bukan ketua, melainkan CEO.
"Katanya ditemukan surat yang ada tanda tangan saya. Lha, saya enggak tanda tangan kok. Kop suratnya saja beda. [Seharusnya] ada bacaan Seknas 02 Prabowo Sandi. Kalau mau memalsukan cermat. Belajar yang profesional," ungkap Taufik.
Dia mengatakan akan membawa kasus ini ke jalur hukum. Pasalnya, kejadian penangkapan mobil berisi form C1 sudah menyeret namanya. Padahal, hal itu tidak benar dan hanya memfitnah dirinya dan mendiskreditkan Seknas Prabowo-Sandi.
"Kita akan menempuh tindakan hukum. Orang fitnah kan harus dihukum," tuturnya.
Polisi bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengamankan sebuah mobil Daihatsu Sigra di kawasan Menteng, Jakarta Pusat karena diduga mengangkut ribuan form C1 palsu Pemilu 2019.
Dari foto Bawaslu Jakpus, tampak kardus itu bertuliskan "Kepada Yth Bapak Toto Utomo Budi Santoso Direktur Satgas BPN PS Jl Kertanegara No 36 Jakarta Selatan" dan "Dari Moh Taufik Seknas Prabowo-Sandi Jl HOS Cokro Aminoto no 93 Menteng Jakarta Pusat".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis/JIBI/Solopos
Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta buka suara soal ramainya fenomena Rombongan Jarang Beli (Rojali) dan Rombongan Hanya Nanya (Rohana).
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.