Mahasiswa Jerman Siapkan Demo, Tolak Wajib Militer dan Penghematan
Kelompok muda Jerman Gen Z Regelt menyiapkan demo 31 Oktober dan menuntut pendidikan, perlindungan iklim, serta penolakan wajib militer.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, TELANGANA- Kisah tragis dialami seorang gadis di Telangana, India. Bocah berusia tujuh tahun itu berhasil bertahan hidup selama berhari-hari hanya dengan minum air setelah jatuh di kamar mandi tetangganya dan terperangkap.
Gadis kecil itu bermain di lantai atas rumah orangtuanya ketika dia terpeleset dan jatuh ke atap rumah tetangga. Demikian diwartakan The Star, Kamis (2/5/2019).
Atap itu roboh dan membuatnya jatuh ke kamar mandi di bawahnya. Anak itu tidak dapat keluar karena kamar mandinya terkunci dan para tetangga telah pergi keluar kota selama empat hari. Teriakan minta tolongnya tidak terdengar dari luar.
Ketika orang tuanya tidak dapat menemukannya setelah melakukan pencarian di lingkungan sekitar, mereka membuat laporan kepada polisi.
Para tetangga yang kembali pada 24 April sangat terkejut menemukan gadis itu tak sadarkan diri di kamar mandi mereka dan segera menghubungi orang tuanya. Dia dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kelompok muda Jerman Gen Z Regelt menyiapkan demo 31 Oktober dan menuntut pendidikan, perlindungan iklim, serta penolakan wajib militer.
Gibran mengaku telah menyiapkan dokumen untuk membuktikan keaslian ijazahnya di PTUN sebelum gugatan Denny Indrayana dicabut.
Telkom meraih dua penghargaan dalam ALB Indonesia Law Awards dan In-House Counsel Summit & Awards 2026 atas keunggulan fungsi legal serta inovasi digital melalu
WNI bernama Taufiq Muhammad dilaporkan tewas dalam pertempuran pertama setelah direkrut menjadi tentara Rusia di Ukraina.
Polda DIY menyatakan 34 orang yang mendapat perlindungan saat kericuhan di Gedung DPRD DIY telah dipulangkan dan dijemput keluarga.
Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta pelaku perusakan saat demonstrasi di Jogja diproses hukum dan mengingatkan massa tidak melakukan kekerasan.