Jual Beli Remisi Narapidana Disorot, Pegawai Imipas Ditindak
Menteri Imipas Agus Andrianto menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pegawai yang diduga terlibat jual beli remisi narapidana.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, TELANGANA- Kisah tragis dialami seorang gadis di Telangana, India. Bocah berusia tujuh tahun itu berhasil bertahan hidup selama berhari-hari hanya dengan minum air setelah jatuh di kamar mandi tetangganya dan terperangkap.
Gadis kecil itu bermain di lantai atas rumah orangtuanya ketika dia terpeleset dan jatuh ke atap rumah tetangga. Demikian diwartakan The Star, Kamis (2/5/2019).
Atap itu roboh dan membuatnya jatuh ke kamar mandi di bawahnya. Anak itu tidak dapat keluar karena kamar mandinya terkunci dan para tetangga telah pergi keluar kota selama empat hari. Teriakan minta tolongnya tidak terdengar dari luar.
Ketika orang tuanya tidak dapat menemukannya setelah melakukan pencarian di lingkungan sekitar, mereka membuat laporan kepada polisi.
Para tetangga yang kembali pada 24 April sangat terkejut menemukan gadis itu tak sadarkan diri di kamar mandi mereka dan segera menghubungi orang tuanya. Dia dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Menteri Imipas Agus Andrianto menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pegawai yang diduga terlibat jual beli remisi narapidana.
Damkar Sleman mencatat lebih dari 100 kebakaran selama Agustus-Oktober 2026. Pembakaran sampah dan puntung rokok menjadi pemicu kebakaran lahan.
Kementan memitigasi kekeringan di 30.000 hektare lahan melalui perbaikan irigasi, benih tahan kering, dan teknologi PM-AAS.
Pariwisata premium Yogyakarta kian berkembang melalui pengalaman menginap, kuliner, dan konten keluarga Marvelvino. Simak peluang dan tantangan promosi wisata
Ketua DPRD DIY Nuryadi menekankan kejujuran dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK, disertai peningkatan kualitas pelayanan dan transparansi.
IHSG anjlok 630 poin pada sesi I, Jumat (16/10/2026), dengan saham BBCA, BBRI, BMRI dan emiten tambang melemah di tengah wacana MSCI.