OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Ahmad Dhani. /ANTARA FOTO-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA- Musikus Ahmad Dhani yang divonis kasus ujaran kebencian dianggap cawapres nomor 02 Sandiaga Uno sebagai pejuang demokrasi.
Terpidana kasus ujaran kebencian sekaligus Caleg Partai Gerindra Ahmad Dhani dikabarkan berpeluang melenggang ke senayan karena mendapatkan suara terbanyak di Pemilu 2019.
Mendengar hal tersebut, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mendoakan Ahmad Dhani untuk segera mendapatkan keadilan. Sandiaga kembali menyebut Dhani adalah korban ketidakadilan rezim Presiden Joko Widodo. Pasalnya, Sandiaga menganggap saat ini penegakkan hukum hanya tajam ke oposisi.
"Kita doakan dia mendapatkan keadilan. Kita tahu bahwa apa yang dilakukan secara kasat mata kita ingin hukum tidak tajam ke oposisi dan tumpul ke penguasa," kata Sandiaga di Gelanggang Remaja Matraman, Jakarta Timur, Selasa (30/4/2019).
Sebagai salah satu orang yang dekat dengan Dhani, Sandiaga meminta kalau hukum di Indonesia harus ditegakkan seadil-adilnya. Sandiaga melihat Dhani sebagai sosok pejuang ekonomi kreatif dan juga pejuang demokrasi.
"Kita ingin hukum ditegakkan seadil-adilnya dan Dhani ini seorang pejuang ekonomi kreatif sekarang juga pejuang demokrasi," ujarnya.
"Kita berdoa dan membantu dan kita doakan yang terbaik untuk Ahmad Dhani," pungkasnya.
Diketahui, Ahmad Dhani sebelumnya divonis 1,5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 28 Januari 2019. Kemudian hukuman itu dikurangi menjadi 1 tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta setelah banding yang diajukan Ahmad Dhani dikabulkan. Namun, kuasa hukum Ahmad Dhani tetap mengajukan kasasi.
Sebelumnya, Siti Rafika, Ketua Koordinator Kecamatan untuk Ahmad Dhani bersaksi bahwa Ahmad Dhani mendapatkan 17 ribu perhitungan suara real count di Daerah Pemilihan atau Dapil Surabaya - Sidoarjo, Jawa Timur.
Rekapitulasi 22 April 2019 lalu, tambah Siti Rafika, Ahmad Dhani sudah mendapatkan suara 17 ribu lebih.
"Tanggal 22 April hasil rekapitulasi yang masih kurang lebih 30 persen, mas Dhani sudah mendapat 17 ribu lebih suara," jelasnya saat dihubungi Suara.com, Minggu (28/4) kemarin.
Dari perolehan suara itu, kemudian dirinya menyampaikan ke Ahmad Dhani yang berada di Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng Sidoarjo, Jawa Timur. Informasi dari Rafika langsung direspons.
"Demi Allah saya tidak berbohong. Mas Dhani perolehan suaranya cukup tinggi. Di tiap TPS suara Mas Dhani selalu ada. Bahkan jika dibandingkan dengan Bambang Haryo, Mas Dhani masih unggul," beber Siti Rafika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan di Malioboro, Tugu, dan Ringroad Utara Sleman. Simak rute lengkap aksi damai driver online.
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 dibuka di Manding, Gilangharjo, dan Wukirsari. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.