Advertisement
Khofifah Minta ASN Saling Menghormati Saat Ramadan
Khofifah Indar Parawansa (tengah) saat menjabat Mensos memberikan kartu debit BNI 46 untuk bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial di Jl. Purwomartani, Kalasan, Sleman, Rabu (23/82017). - Harian Jogja/Gigih M.Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, SURABAYA--Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi setempat menjaga suasana saling menghormati pada saat Ramadhan 1440 Hijriah atau 2019 Masehi.
"Semua harus menjaga suasana menghormati, baik yang sedang menjalankan ibadah puasa maupun tidak," ujarnya di sela memimpin apel di hadapan ribuan ASN di Kantor Gubernur Jatim, Surabaya, Senin (29/4/2019) pagi.
Advertisement
Menurut dia, Ramadhan merupakan bulan suci dan bisa dimaksimalkan oleh umat muslim untuk bekerja dan beribadah menjalankan kewajiban dan sunnah sesuai anjuran agama Islam.
Selama bulan Ramadhan, di lingkungan kerja Pemprov Jatim juga diberlakukan pengubahan jam kantor, yakni masuk mulai pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 15.00 WIB.
BACA JUGA
Usai apel, orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut berkesempatan menyalami sebagian besar ASN sembari mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa yang diikuti Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono dan sejumlah kepala OPD.
"Selamat menjelang Ramadhan dan nanti saat bulan suci selamat berpuasa. Bagi umat Islam, bulan tersebut adalah bulan yang penuh dengan kemuliaan," ucap mantan menteri sosial tersebut.
Sekadar informasi, sesuai perhitungan hisab yang dilakukan Muhammadiyah, maka awal puasa atau 1 Ramadhan 1440 Hijriah terjadi pada Senin, 6 Mei 2019 Masehi, sedangkan untuk pemerintah masih menunggu sidang Isbat (penetapan) awal pada Minggu (5/5/2019) di Jakarta.
Pada kesempatan sama, Gubernur Khofifah juga berterima kasih kepada seluruh ASN yang bekerja keras selama ini hingga diberikan anugerah tentang laporan kerja penyelenggaraan pemerintah daerah terbaik tingkat nasional 2017 oleh pemerintah pusat.
Penghargaan yang diberikan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tersebut diberikan bersamaan peringatan Hari Otonomi Daerah XXII yang digelar Kamis (25/4) di Kabupaten Banyuwangi.
"Prestasi itu adalah hasil kerja mereka [ASN], di bawah komando Pakde Karwo sebagai Gubernur dan Gus Ipul sebagai Wakil Gubernur saat itu, kemudian hubungan baik dengan DPRD, perkembangan baik dunia usaha dunia industri, serta partisipasi luar biasa masyarakat Jatim," jelasnya.
Selain Jatim, Mendagri Tjahjo Kumolo juga menyerahkan penghargaan kepada Provinsi Jawa Barat dan Nusa Tenggara Barat, sedangkan kategori kabupaten/kota diberikan kepada Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Banyuwangi, Kota Madiun serta Kota Surabaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Jadwal lengkap KRL Jogja Solo Minggu 5 April 2026, tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Lagi, Tiga Prajurit Indonesia Terluka dalam Ledakan di Lebanon
Advertisement
Advertisement








