Budi Gunadi Sadikin Bersaing dengan 5 Kandidat Berebut Kursi Dirjen WHO
Budi Gunadi Sadikin masuk bursa calon Dirjen WHO bersama lima kandidat lain. Simak profil WHO dan proses pemilihan Dirjen WHO 2027.
Calon Presiden petahana nomor urut 01 Joko Widodo berpidato di hadapan ribuan pendukungnya saat kampanye akbar di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (6/4/2019). ANTARA FOTO/M N Kanwa
Harianjogja.com, JAKARTA-- Pemungutan suara Pemilu 2019 telah usai. Tim advance (TA) dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma\'ruf Amin bercerita suka-duka bagaimana mereka bekerja keras menyiapkan lokasi kampanye untuk capres-cawapres 01 selama masa kampanye pemilu 2019.
Cerita tersebut disampaikan oleh Ketua TA TKN Jokowi-Ma\'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, pada acara Tasyakuran TKN 01, di Kemang, Jakarta, Selasa (23/4/2019) malam. Cerita suka-duka tersebut, ditambahkan oleh Anggota TA TKN Jokowi-Ma\'ruf Amin, Bahlil Lahadalia.
TA memang tidak terlihat selama masa kampanye dan relatif tidak pernah terpublikasi. TA selalu hadir lebih dulu ke tempat yang akan digunakan untuk kampanye.
Menurut Abdul Kadir Karding, TA bekerja menyiapkan lokasi kampanye, sebelum capres 01 Joko Widodo melakukan kampanye di suatu kota. TA hadir lebih dulu, sehari atau dua hari sebelumnya, untuk mengecek dan memastikan semuanya berjalan aman dan lancar.
"Ada dua hal ukuran kampanye tersebut sukses. Pertama, jumlah massa yang hadir besar seperti pada malam ini, serta kedua massanya militan dan bersemangat," kata Karding dalam sambutannya pada acara Tasyakuran TKN 01.
Karding yang juga menduduki jabatan Wakil Ketua TKN 01, bercerita soal yel-yel salam yang biasa dia lakukan selama masa kampanye, setiap kali memulai kampanye terbuka capres Joko Widodo. Sampai pada kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 13 April lalu, Karding yang memimpin TA nya.
"Selama masa kampaye tersebut, banyak suka-suka yang kami lalui bersama. Ada suasana gembira, santai, tapi ada juga suasana tegang, panik, dan bahkan marah," katanya.
Menurut Karding, kalau pun dia sampai marah dan mengeluarkan kata-kata kasar, bukan karena membenci orang tersebut, karena ingin tim bekerja lebih baik dan lebih profesional. "Saya minta maaf kepada teman-teman yang pernah terlontar kata-kata kasar," katanya.
Pada malam hari ini, kata dia, TKN 01 merayakan tasyakuran atas kerja keras dan jerih payah selama masa kampanye yang telah membuahkan hasil baik, meskipun masih hitungan sementara. "Mari kita tunggu bersama-sama hasil hitungan resmi dari KPU," katanya.
Sementara itu, Anggota TA TKN 01, Bahlil Lahadalia, menambahkan, TA sudah bekerja keras untuk mempersembahkan hasil terbaik kepada pasangan capres-cawapres 01, Joko Widodo-Ma\'ruf Amin.
"Kita di tim advance tak meminta apa-apa karena kita bekerja tulus untuk Pak Jokowi, sehingga kita tak pernah berharap apa-apa. Namun, setiap manusia tentunya punya harapan. Keliru kalau kita tidak punya harapan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Budi Gunadi Sadikin masuk bursa calon Dirjen WHO bersama lima kandidat lain. Simak profil WHO dan proses pemilihan Dirjen WHO 2027.
Manajer Kopdes Merah Putih berstatus pegawai BUMN di bawah Agrinas dengan PKWT dua tahun. Jabatan akan dievaluasi setelah kontrak berakhir.
Kiandra Ramadhipa akan start dari posisi kelima pada dua balapan Moto3 Junior FIM 2026 di Aragon, Minggu (27/9).
Jokowi disebut bakal dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI pada November 2026 bersamaan Rapimnas dan HUT PSI di Surabaya.
Rahmat Erwin Abdullah meraih emas Asian Games 2026 sekaligus mencetak rekor dunia clean and jerk dan total angkatan.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 27 September 2026 didominasi cerah. Kulon Progo berpotensi mengalami udara kabur.