Harga Pangan 23 September, Cabai Rawit Tembus Rp89.500 per Kg
Harga pangan nasional 23 September 2026, cabai rawit merah Rp89.500/kg dan telur ayam Rp30.200/kg. Cek harga beras, daging, gula, dan minyak.
Ilustrasi sisa-sisa kebakaran terjadi di Taman Parkir Senopati, Jalan Senopati, Kelurahan Prawirodirjan, Gondomanan, Kota Jogja, Minggu (6/1/2019) malam./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, DENPASAR--Penyebab kebakaran yang terjadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali, Jumat (19/4/2019), sudah ditemukan.
Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Ruddi Setiawan menyatakan hasil pemeriksaan Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar, menyimpulkan penyebab kebakaran di terminal keberangkatan domestik Bandara Ngurah Rai terjadi akibat korsleting salah satu komponen instalasi listrik di lokasi.
"Hasil penyelidikan tim Labfor dan Inafis, kebakaran di lantai 1 Terminal Domestik Ngurah Rai akibat korsleting MCB, lokasi api pertama berasal di panel 102 atau PPG 1.2," ujar Kapolresta di Polsek Bandara Ngurah Rai, Kuta, Minggu (21/4/2019), dikutip Antara.
Dari hasil analisa, api kebakaran ditegaskan kembali bahwa hal itu merupakan akibat kegagalan atau hubungan arus pendek MCB yang mengalami terbakar akibat komponen kabel yang meleleh akibat panas.
Sementara itu, Kalabfor Mabes Polri Cabang Denpasar, Kombes Pol. Nyoman Sukena, menegaskan, timnya sudah melakukan pemeriksaan cukup panjang terkait penyebab kebakaran ini.
"Setelah dilakukan olah TKP empat jam pada Sabtu (20/4/2019) dengan mengkroscek kabel satu per satu, penyebab api pertama dari adanya MCB pada panel ppg1.2 yang bermasalah," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, juga disimpulkan bahwa penyebab kebakaran karena adanya hubungan singkat arus listrik pada MCB fase R. Untuk itu, dari hasil pemeriksaan korsletnya ini karena meleleh pada kawat MCB sehingga ada percikan api.
Menurut dia, kondisi kabel sebelum terbakar masih bagus dan kemungkinan kebakaran terjadi akibat akumulasi panas pada kawat yang mengakibatkan kawat di dalam kabel meleleh.
Saat terjadi kebakaran, ditambahkan Rudi, ada 17 pemadam kebakaran yang diterjunkan untuk memadamkan api. "Api bisa dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran," katanya.
Sementara, pihak Angkasa Pura di Bandara Ngurah Rai Bali menyebutkan nilai kerugian akibat kebakaran mencapai Rp4 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga pangan nasional 23 September 2026, cabai rawit merah Rp89.500/kg dan telur ayam Rp30.200/kg. Cek harga beras, daging, gula, dan minyak.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp104.850 per kg berdasarkan PIHPS 24 September 2026. Simak harga pangan pokok lainnya.
Diduga dijaminkan tanpa izin ahli waris, sertifikat tanah warga Karangsari menjadi sengketa hingga Lurah dan dua Direktur BUMDes digugat ke PN Wates.
Nadiem Makarim menjalani sidang putusan banding kasus Chromebook hari ini. Ia sebelumnya divonis 10 tahun penjara dan uang pengganti Rp809,59 miliar.
FORTANI '26 terbentuk di Sleman dan menyerukan enam tuntutan agraria, dari legalisasi lahan petani hingga perlindungan pangan.
Harga emas Antam Kamis 24 September 2026 turun Rp25.000 menjadi Rp2,605 juta per gram. Simak harga lengkap dan buyback.