Advertisement
Boeing 737 Max Sembilan Negara Mulai 29 April
Tim SAR gabungan berdoa bersama sebelum melakukan pencarian kotak hitam (black box) pesawat Lion Air bernomor registrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jakarta, Kamis (1/11/2018). Bagian kotak hitam tersebut saat ini akan diserahkan kepada KNKT untuk dilakukan investigasi lebih lanjut. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA – Badan Penerbangan Federal AS atau FAA menyatakan peninjauan atas Boeing 737 MAX yang melibatkan sembilan regulator dari berbagai negara, akan dimulai pada 29 April nanti.
FAA pada Minggu (21/4/2019) mengatakan awal bulan ini bahwa mereka membentuk tim internasional untuk meninjau keselamatan pesawat, yang mendarat di seluruh dunia menyusul dua kecelakaan mematikan - di Indonesia pada Oktober 2018 dan di Ethiopia bulan lalu - yang menewaskan hampir 350 orang.
Advertisement
Boeing telah mengumumkan pembaruan perangkat lunak yang direncanakan pada 737 Max untuk mencegah data yang salah memicu sistem yang justru membuat kecelakaan.
Negara yang terlibat yakni China, Badan Keamanan Penerbangan Eropa, Kanada, Brasil, Australia, Jepang, Indonesia, Singapura, dan Uni Emirat Arab semuanya akan ambil bagian. Tim internasional akan terlibat dalam Tinjauan Teknis Bersama Otoritas (JATR) yang akan berlangsung selama 90 hari.
JATR diketuai oleh mantan Ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS Chris Hart dan terdiri dari tim ahli dari FAA, NASA dan otoritas penerbangan internasional.
Tim akan melakukan tinjauan komprehensif terhadap sertifikasi sistem kontrol penerbangan otomatis pesawat.
Tim akan mengevaluasi aspek sistem kontrol penerbangan otomatis 737 MAX, termasuk desain dan interaksi pilot dengan sistem, "untuk menentukan kepatuhannya terhadap semua peraturan yang berlaku dan untuk mengidentifikasi peningkatan di masa depan yang mungkin diperlukan," kata FAA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Warga Mantrijeron Titip Motor Saat Mudik Malah Dicuri Tetangga Sendiri
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Armada Kebersihan Malioboro Tak Berhenti Berputar Selama Libur Lebaran
- ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
- Rupiah Menguat Tipis Saat Pasar Menunggu Sinyal Damai Iran
- Duet Jop dan Franco Terbentuk, PSIM Jogja Masih Bocor di Lini Belakang
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Minta Perizinan Pelanggar Dicabut
- Rutin Makan Kimchi Disebut Bisa Turunkan Risiko Penyakit Kulit
Advertisement
Advertisement





