Polisi Tangkap 2 Pelaku Challenge Hafalan Alquran Dihadiahi Miras
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Via Vallen. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, LAMPUNG--Jelang Pilpres 2019, penyanyi dangdut yang sedang naik daun Via Vallen mulai berani menyatakan dukungannya. Perempuan kelahiran Pasuruan, Jawa Timur ini mantap memilih pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi–Maruf Amin.
Pengakuan tersebut dia sampaikan di depan ribuan orang yang hadir dalam acara deklarasi Pendukung Jokowi (Pujo), di Lapangan Hadimulyo Barat, Kota Metro, Lampung, Jumat (12/4/2019).
Pada kesempatan itu, Via Vallen tidak lupa mengajak masyarakat Kota Metro untuk ikut mencoblos dan memenangkan duet Jokowi-Maruf Amin.
"Kita pilih yang pasti saja. Ayo kita coblos Jokowi–Maruf Amin pada 17 April 2019 mendatang," ajak Via seperti diberitkan TimesIndonesia.co.id—jaringan Suara.com.
Pedangdut yang terkenal lewat lagu sayang itu lantas bercerita, dulu di Pilpres 2014 dirinya memilih Prabowo Subianto.
Kala itu, Via Vallen mengakui mengagumi Prabowo yang tegas dan menurutnya sangat cocok kalau memimpin Indonesia. Namun, pada pilpres kali ini Via Vallen mengubah arah dukungan pada capres petahana.
"Pak Jokowi bertarung dengan Pak Prabowo kan dua kali. Tahun 2014 dan sekarang. Dulu saya milih Pak Prabowo karena saya berpikir Pak Prabowo orangnya tegas. Tapi sekarang saya pilih Pak Jokowi," ujarnya.
Mengapa 2019 pilih Jokowi? Via menuturkan alasan, yaitu karena merasa puas atas kinerja Jokowi selama menjabat sebagai presiden selama kurang lebih 4,5 tahun. Ia menilai Jokowi berhasil membawa Indonesia menjadi negara maju.
"Bagaimana Jokowi memajukan Indonesia, membangun infrastruktur, dan Presiden yang merakyat," tegas Via Vallen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.