Advertisement

Adik Prabowo Berencana Lapor PBB Jika Pemilu Curang, Mahfud MD Menganggapnya Mustahil

Jaffry Prabu Prakoso
Rabu, 10 April 2019 - 21:07 WIB
Budi Cahyana
Adik Prabowo Berencana Lapor PBB Jika Pemilu Curang, Mahfud MD Menganggapnya Mustahil Mahfud MD di gedung KPU Jakarta - JIBI/Bisnis Indonesia/Jaffry Prabu Prakoso

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Adik calon presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, berencana melapor ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) jika Pilpres 2019, curang. Rencana tersebut dinilai salah sasaran.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengatakan kecurangan yang sifatnya sporadis memang dimungkinkan terjadi. Guna mengantisipasi masalah ini, ada Badan Pengawas Pemilu dan penegak hukum yang menjadi penyelesai masalah.

“Baik melalui sengketa hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi maupun melalui peradilan pidana dan berbagai mekanisme lain yang tersedia,” kata dia di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Mahfud menjelaskan tidak ada mekanisme hukum yang memungkinkan seseorang mengadu ke pengadilan internasional.

Hanya ada dua masalah yang bisa dibawa ke sana, yaitu International Court of Justice di Roma, Italia dan International Criminal Court di Den Haag, Belanda.

“Misalnya sengketa perebutan [pulau] Sipadan dan Ligitan. Lalu ada International Criminal Court di Den Haag itu mengadili kejahatan kemanusiaan. tidak ada di dunia ini di mana dunia Internasional mengadili kontestan [pemilu],” jelasnya.

Sebelumnya Hashim yang juga Direktur Komunikasi dan Media Prabowo-Sandi telah menyiapkan langkah jika benar-benar ada kecurangan pada pilpres.

Gugatan itu, menurut Hashim, mungkin bisa ke Bareskrim, Interpol, International Court of Justice, Jenewa, dan PBB.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Duh, hingga September, Angka Demam Berdarah di Sleman Tembus 236 Kasus

Sleman
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 05:57 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement