IHSG Berpeluang Tembus 6.000, Ini Pendorongnya
IHSG berpeluang lanjut menguat dan uji level 6.000, didorong sentimen IPO dan global yang membaik.
Ilustrasi kekerasan fisik./JIBI
Harianjogja.com, BEKASI--Geng motor berulah lagi. Kali ini mereka membuat resah warga Kota Bekasi. Sepasang kekasih nyaris menjadi korban aksi brutal komplotan geng motor di wilayah Pondok Ungu Permai, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019) dini hari.
Dari informasi, komplotan geng motor tiba-tiba bersorak-sorai di tengah jalan dengan membawa sejumlah senjata tajam. Di pertengahan jalan, sepasang kekasih yang tengah melintas sempat diusik. Mereka memaksa agar sepasang kekasih itu menyerahkan telepon genggamnya.
Beruntung, kejadian itu sempat dilihat oleh anggota polisi Buru Sergap (Buser), sehingga aksi kejahatan urung terjadi.
Aksi kejar-kejaran antara buser dengan geng motor pun tak terhindarkan. Bahkan, satu di antara komplotan geng motor itu jatuh dari sepeda motor jenis Yamaha N-Max.
"Motornya ditinggal, orangnya kabur lari dan ditolong sama temannya naik motor, bawa parang mas," kata Agung, salah seorang warga yang menyaksikan aksi komplotan geng motor itu, Selasa.
Agung mencurigai jika aksi geng motor itu sebagai bentuk balas dendam. Soalnya, beberapa pekan lalu terdapat adu jotos antar geng di lokasi.
"Mereka kayaknya sweeping, mau cari orang. Karena waktu itu, katanya ada korban, tapi ini cuma dugaan saja, tidak tahu juga ya motifnya apa," ujar dia.
Saat ini, Kepolisian Sektor Bekasi Utara bergabung dengan Kepolisian Sektor Medan Satria bersiaga di lokasi kejadian.
Beberapa petugas berpencar dengan menyisir sejumlah wilayah di lokasi. Bahkan, petugas menyisir sampai wilayah Tambelang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
IHSG berpeluang lanjut menguat dan uji level 6.000, didorong sentimen IPO dan global yang membaik.
FBI sita 600+ drone ilegal di Piala Dunia 2026. Miami terbanyak, pelanggar ancam denda Rp1,6 M. Regulasi drone AS terancam diperketat.
Bansos PKH & BPNT tahap 3 (Juli-September) belum cair. Status penerima bisa berubah. Cek jadwal, nominal, dan cara cek NIK secara resmi di sini.
Prediksi Argentina vs Mesir di 16 besar Piala Dunia 2026: Messi vs Salah. Statistik tunjukkan Argentina lebih produktif, Mesir lebih kolektif.
Disdikpora Kota Jogja menegaskan SD dan SMP negeri dilarang memungut biaya serta menjual seragam. Siswa baru boleh memakai seragam SD hingga tiga bulan.
Pakar UII Teduh Dirgahayu menegaskan AI membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan peran wartawan dalam verifikasi dan keputusan editorial.