Advertisement

Debat Pilpres Terakhir Bisa Jadi Penentu Kemenangan Capres-Cawapres

Aziz Rahardyan
Senin, 08 April 2019 - 19:47 WIB
Nina Atmasari
Debat Pilpres Terakhir Bisa Jadi Penentu Kemenangan Capres-Cawapres Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berjabat tangan saat mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Sebelum hari-H Pemilu Serentak 17 April 2019 Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar Debat Pilpres V dengan tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan, serta Investasi pada Sabtu (13/4/2019).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin menilai bahwa debat terakhir bisa menentukan kemenangan pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf ataupun nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga, sebab benar-benar berada di 'menit akhir'.

Seperti diketahui, 13 April merupakan hari terakhir masa kampanye. Esok harinya 14 April, barangkali akan terasa hening. Sebab, mau tak mau segala hiruk pikuk politik harus berhenti di masa tenang kampanye.

"Debat terakhir yang juga akan menjadi penilaian akhir bagi kedua capres dan cawapres. Karena dalam politik kita, para pemilih terutama swing voters akan menentukan pilihannya di last minute. Di ujung dan di akhir. Jadi debat kelima nanti akan menjadi debat yang menentukan," ungkap Ujang, Senin (8/4/2019).

Selain berada di 'menit akhir', debat ini menjadi penentu sebab akan memperbincangkan masalah ekonomi dan kejahteraan. Menurut Ujang, program ekonomi dan kebijakan yang membuahkan kesejahteraan sosial, memang merupakan masalah terpenting yang berpengaruh besar untuk menarik pemilih.

"Oleh karena itu, kedua capres dan cawapres harus maksimal dalam segala hal di atas panggung. Penguasaan materi dan performace menjadi harus diperhatikan. Yang harus ditekankan, ya kesejahteraan masyarakat. Mudahnya lapangan kerja bagi millenial, dan mudahnya masyarakat dalam menperoleh akses modal untuk berwirausaha," tambahnya.

Apabila menilik program ekonomi yang menjadi perhatian pemilih versi survei CSIS, maka Program Bantuan Sosial menjadi yang paling ditunggu-tunggu dengan persentase 35,5 persen basis suara responden.

Disusul Infrastruktur yang dinyatakan penting oleh 18,3 persen responden, selanjutnya  Bantuan Langsung Tunai 11,2 persen, Subsidi listrik dan BBM 10,5 persen, Dana Desa 9,9 persen, dan Program yang memudahkan akses pinjaman bank seperti Kredit Usaha Rakyat 5,4 persen.

Selain itu, masyarakat juga menunggu-nunggu program Padat Karya yang dianggap penting oleh 3,6 persen, Pembagian Sertifikat Tanah 2 persen, serta Program Pelestarian Lingkungan Hidup sebesar 1,9 persen basis suara responden.

Sebab itulah, Ujang menilai kedua capres-cawapres yang masing-masing telah memiliki program kesejahteraan sosial tersendiri, harus fokus mengeksplorasi programnya dan menghindari blunder di menit akhir.

"Karena bisa diskak mati oleh kubu capres dan cawapres yang lainnya," ungkap pengajar sekaligus Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini.

Terakhir, kedua kandidat harus mampu bekerjasama saling melontarkan gagasan mencerdaskan di Debat Pilpres V, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di Pemilu 2019 dengan menarik para pemilih mengambang dan pemilih yang belum menentukan pilihan.

"Debat terakhir ini bisa menekan [undecided dan swing voters] asalkan berjalan menarik, substantif, mencerahkan, dan dapat dicerna dengan baik oleh masyarakat," jelas Ujang.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY

Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY

Sleman
| Sabtu, 04 April 2026, 15:37 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement