Kalah di Pemilu Lokal, Erdogan Minta Hitung Ulang Suara di Istanbul

Kahfi
Kahfi Senin, 08 April 2019 06:27 WIB
Kalah di Pemilu Lokal, Erdogan Minta Hitung Ulang Suara di Istanbul

Presiden Turki Tayyip Erdogan memasukkan kertas suara di tempat pemungutan suara saat pemilihan walikota di Istanbul, Turki, Minggu (31/3/2019)./Reuters

Harianjogja.com, JOGJA – Presiden petahana Turki yang didukung Partai AK Tayyip Erdogan akan meminta Dewan Pemilihan Turki menghitung ulang semua suara yang diberikan dalam pemilihan lokal di Istanbul.

Dikutip dari Reuters, Minggu (7/4/2019), informasi itu diungkapkan seorang pejabat senior partai.

Hasil awal dari pemilihan 31 Maret memberikan kemenangan tipis kepada kandidat walikota Partai Republik (CHP) oposisi di Istanbul. AKP telah mengajukan banding atas hasilnya, yang mengarah ke penghitungan ulang sebagian di beberapa distrik dan penghitungan ulang penuh di wilayah lain.

“Kami memilih jalur untuk menghilangkan kesalahan numerik. Tapi itu belum berakhir," kata wakil ketua Partai AK Ail Ihsan Yavuz mengatakan kepada wartawan dalam komentar televisi.

Partai itu telah meminta penghitungan ulang penuh di Beyoglu distrik Istanbul, salah satu dari 39 distrik pemilihan di kota terbesar Turki, katanya, dan akan meminta Dewan Pemilihan Tinggi (YSK) untuk melakukan hal yang sama di yang lain.

"Kami akan mengajukan permohonan ke YSK untuk penghitungan ulang semua suara di 38 (lainnya) distrik," kata Yavuz.

AKP dan Erdogan, dirugikan oleh ekonomi yang melambat, terhuyung-huyung karena kehilangan Istanbul, pusat komersial Turki, dan ibu kota Ankara, dalam pemilihan lokal.

AKP telah berkuasa secara nasional sejak 2002, tetapi AKP dan para pendahulunya yang Islamis telah mendominasi dua kota terbesar Turki selama seperempat abad.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online