Advertisement
1 Pendaki Ditemukan Tewas di Sumbing, Diduga Hipotermia
Pendaki Gunung Rinjani yang sempat terjebak longsor akibat gempa bumi tiba di Pos Bawaknao, Sembalun, Lombok Timur, NTB, Senin (30/7/2018). - Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay
Advertisement
Harianjogja.com, WONOSOBO--Satu dari empat pendaki Gunung Sumbing di Wonosobo, Jawa Tengah, yang diduga mengalami hipotermia ditemukan tewas oleh tim SAR gabungan, Sabtu (6/4/2019).
Pendaki yang meninggal tersebut atas nama Fatur Rohman, 16, remaja asal kelurahan Kambowa Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Utara. Korban diketahui melakukan pendakian pada Jumat (5/4/2019) pukul 15.50 WIB.
Advertisement
Berdasarkan informasi dari Kepala Basarnas Jawa Tengah, Aris Sofingi korban melakukan pendakian bersama tiga rekannya yakni Disa, 16, Wildan, 17, dan Sultan, 16, yang semuanya berasal dari Jawa Timur melalui jalur Basecamp Stick Pala, Garung Reco, Kalijajar, Wonosobo.
Aris mengatakan diduga karena cuaca yang tidak bersahabat dan suhu yang dingin, keempat pendaki tersebut mengalami hipotermia (panas suhu tubuh menurun drastis akibat suhu dingin) yang mengakibatkan salah satu dari mereka meninggal dunia.
BACA JUGA
"Kami yang mendapatkan informasi Pada pukul 11.30 WIB dari rekan potensi SAR bahwa ada pendaki yang mengalami hipotermia langsung memberangkatkan tim untuk melakukan evakuasi bersama tim SAR gabungan," katanya.
Pada pukul 15.30 WIB tim SAR berhasil mencapai posisi tiga pendaki, yakni Dias, Wildan, dan Sultan yang mengalami hipotermia tersebut di atas pos 3 tepatnya di Watu Pestan. Ketiganya kemudian diberi penghangat dan dievakuasi menuju Basecamp Garung. Kemudian tim melanjutkan pencarian seorang pendaki lainnya.
Sekitar pukul 17.00 WIB tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas Pos SAR Wonosobo, Koramil Kalikajar, Polsek Kalikajar, BPBD Wonosobo, Stick Pala Garung, Grasindo Kledung, Pajero Wonosobo, Skydoors, SAR Kabupaten Wonosobo dan Sarda Jateng berhasil mencapai pendaki ke empat atas nama Fatur Rohman di bawah puncak Rajawali di ketinggian 3.371 meter di atas permukaan laut.
"Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, diduga akibat hipotermia. Korban berhasil dibawa ke basecamp Garung pukul 18.55 dan langsung dibawa ke RSUD Wonosobo untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Van Gastel: PSIM Layak Dapat Hasil Lebih Baik dari Dewa United
Advertisement
Advertisement








