Advertisement
Malaysia dan Singapura Akhiri Perselisihan Ruang Udara
Ilustrasi aksi pesawat tempur F 16 saat yang mengeluarkan flare ketika meramaikan Adisutjipto Urban Obstacle Run 2018 di Komplek Pangkalan TNI AU Adisutjipto, Sleman, Minggu (4/3/2018). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, SINGAPURA --Pemerintah Singapura dan Malaysia mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perselisihan mengenai ruang udara yang sudah berlangsung berbulan-bulan, kata menteri perhubungan kedua negara bertetangga itu dalam pernyataan bersama pada Sabtu (6/4/2019).
Berdasarkan kesepakatan itu, Singapura akan menghentikan prosedur-prosedur sistem instrumen pendaratan di Bandar Udara Seletarnya, sedangkan Malaysia akan membuka kawasan terlarang dekat perbatasan kedua negara tersebut.
Advertisement
"Singapura akan menarik prosedur-prosedur Instrument Landing System bagi Bandara Seletar dan Malaysia akan menangguhkan tanpa batas kawasan terlarangnya di Pasir Gudang," demikian pernyataan Menteri Perhubungan Malaysia Anthony Loke dan Menteri Transportasi Singapura Khaw Boon Wan.
Ini akan mengizinkan anak perusahaan Malaysia Airlines Firefly memulai operasi di Bandara Seletar bulan ini, kata pernyataan tersebut. Laporan-laporan media menyebutkan maskapai itu menunda rencana-rencananya untuk terbang dari Bandara Seletar tahun lalu karena ada perselisihan itu.
BACA JUGA
Pada Desember, Malaysia menyatakan ingin mengambil alih kendali ruang udara yang dikelola negara kota itu sejak tahun 1974, sementara sistem instrumen pendaratan baru Singapura di bandara Seletar yang kecil melibatkan arah penerbangan di wilayah udara Malaysia.
Kedua menteri juga mengatakan dalam pernyataan bersama itu bahwa kedua negara telah membentuk satu komite untuk meninjau ulang perjanjian ruang udara tahun 1974.
Singapura merupakan bagian Malaysia tetapi keduanya berpisah dan masing-masing menjadi negara merdeka tahun 1965.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Lagi, Tiga Prajurit Indonesia Terluka dalam Ledakan di Lebanon
Advertisement
Advertisement








