Advertisement
Sandiaga Uno Janjikan Lapangan kerja untuk Kaum Milenial
Sandiaga Uno. - Antara/Sigid Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO-- Calon Wakil Presiden RI nomor urut 02 Sandiaga Uno menghadiri kegiatan Millenial dan UKM Inspirasi Kewirausahaan dengan tema "Menjadi Pejuang Pencipta Lapangan Kerja" di GOR Sritex Surakarta, Sabtu (6/4/2019). Pada kesempatan itu, ia menjanjikan akan membuka lapangan kerja untuk kalangan milenial jika terpilih pada Pemilihan Presiden 17 April 2019.
"Melalui program OK OCE [One Kecamatan, One Center of Entepreneurship], kami akan mencetak jutaan tenaga kerja. Ini menjadi solusi bagi lapangan pekerjaan yang hingga saat ini belum ditangani dengan baik," katanya.
Advertisement
Selain itu, menurut dia, program OK OCE tersebut nantinya akan menyentuh lebih dari 50 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia mengatakan saat ini pasangan Prabowo-Sandiaga sudah membuat prototype atau percontohan rumah siap kerja di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, dan dalam waktu dekat ini akan menyusul di Kota Solo.
"Anak muda merupakan lokomotif pertumbuhan kita. Ini bukan tentang Prabowo atau Sandiaga Uno," katanya.
Ia mengatakan untuk merealisasikan visi dan misi tersebut, kuncinya ada pada tanggal 17 April 2019.
"Gunakan kekuatan kita dan perbaiki ekonomi kita. Kita buka lapangan kerja. Apalagi saat ini 61 persen pengangguran merupakan anak muda di usia 15-24 tahun atau di usia produktif," katanya.
Ia mengajak para generasi muda atau kalangan milenial agar berani membuat perubahan untuk Indonesia yang menang, adil, dan makmur.
"Pastikan juga pendidikan milenial berkualitas melalui sistem 'link and match' karena menciptakan lapangan kerja berkualitas butuh peran milenial," katanya.
Terkait "link and match" tersebut, dikatakannya, memerlukan dukungan dari dunia industri, masyarakat, dan pemerintah. Apalagi, menurut dia, nantinya hasil dari program tersebut akan meringankan pemerintah khususnya dari sisi meminimalisasi tingkat pengangguran di Indonesia.
Ia mengatakan dengan berbagai upaya tersebut akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dalam negeri.
"Seperti untuk sektor ekonomi kreatif, kami optimistis upaya ini bisa memberikan kontribusi 15-20 persen bagi pertumbuhan ekonomi dari 10-12 persen saat ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
Advertisement
Advertisement








