Advertisement
Penduduk Indonesia Semakin Solid Bantu Korban Bencana Daerah Lain
Warga mengambil sisa-sisa bangunan yang masih bisa digunakan di lokasi terdampak pergerakan atau pencairan tanah (likuifaksi) di Balaroa Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (14/10/2018). - ANTARA FOTO/Yusran Uccang
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-- Solidaritas antardaerah terkait penanggulangan bencana di Indonesia sudah semakin meningkat. Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.
"Bila ada bencana di satu daerah, pemerintah daerah dan penduduk dari daerah lain tidak segan mengirimkan bantuan," kata Sutopo saat dihubungi di Jakarta, Kamis (4/4/2019).
Advertisement
Sutopo mengatakan kerja sama antardaerah dalam penanggulangan bencana sangat penting. Komitmen kerja sama penanggulangan bencana bisa menjadi pemantik untuk meningkatkan upaya penanggulangan bencana.
Sutopo mencontohkan komitmen kerja sama antara 10 daerah yang dicetuskan di Bandung pada Rabu (27/3/2019) di hadapan Kepala BNPB Doni Monardo.
BACA JUGA
Salah satu poin komitmen yang sangat positif adalah bagaimana upaya pemerintah daerah untuk membantu daerah lain yang terdampak bencana.
"Sebetulnya hal ini sudah dipraktekkan sebelumnya seperti kejadian bencana gempa di Nusa Tenggara Barat atau gempa dan tsunami Sulawesi Tengah dan bencana lain," tuturnya.
Kesepuluh pemerintah daerah yang berkomitmen dalam penguatan budaya masyarakat tangguh bencana adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung, Banten, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penguatan budaya ini akan berbasis kearifan lokal serta budaya gotong royong dan tolong menolong.
Komitmen tersebut juga menyasar beberapa komponen seperti edukasi, sosialisasi dan simulasi penanggulangan bencana; perbaikan ekosistem kawasan rawan dan rentan bencana; perencanaan pembangunan berbasis mitigasi bencana; ketangguhan bencana pada infrastruktur vital; skema pembiayaan kebencanaan; pemenuhan kebutuhan darurat korban bencana; dan bidang lain yang disepakati bersama.
Data bencana 2018 menunjukkan sebaran jumlah kejadian bencana per provinsi terjadi di Pulau Jawa, antara lain Jawa Tengah 582 kejadian, Jawa Timur 448 kejadian, dan Jawa Barat 339 kejadian.
Secara tren kejadian bencana, Data BNPB 2018 mencatat kecenderungan naik dalam pada periode 2003 hingga 2018. Kejadian bencana pada 2018 berjumlah 2.572 dengan jumlah korban meninggal dunia 4.814 jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
Advertisement
Tocantins Mengamuk di Maguwoharjo, PSS Sleman Pesta Gol Tanpa Ampun
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
Advertisement
Advertisement








