Advertisement
Pengamat Penerbangan: Regulasi Baru Tak Berdampak Signifikan Penurunan Harga Tiket Pesawat
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia dan Lion Air - JIBI/Bisnis Indonesia/Dok
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA --Pengamat aviasi Alvin Lie menilai penaikan tarif batas bawah (TBB) tiket pesawat menjadi 35% dari tarif batas atas (TBA) tidak akan banyak berdampak bagi penumpang maupun maskapai.
Alvin Lie mengatakan dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. PM 20/2019, TBB hanya dinaikkan dari 30% menjadi 35% dari TBA. Perhitungan tersebut juga telah diumumkan pemerintah sejak tahun lalu, tetapi baru pekan lalu diwujudkan dalam regulasi formal.
Advertisement
"Untuk saat ini, menaikkan TBB tidak terasa dampaknya baik untuk konsumen maupun maskapai. Selama ini, harga tiket juga sudah berada pada kisaran mendekati TBA," kata Alvin, Minggu (31/3/2019).
Dia berpendapat regulasi tersebut diterbitkan karena TBB sebelumnya kurang efektif untuk merespons bentuk predatory pricing. Dampaknya, hampir semua maskapai nasional merugi pada 2018.
Kondisi tersebut, lanjutnya, menggerus modal maskapai sehingga saat ini semuanya memasang tarif tiket pesawat mendekati batas TBA. Kendati demikian, untuk jangka panjang regulasi tersebut bisa bermanfaat.
Alvin menuturkan akan lebih tepat apabila pemerintah melakukan pembaruan dalam perhitungan index biaya per kilometer dan per penumpang agar lebih sesuai dengan kondisi saat ini.
"Namun, jika itu dilakukan berisiko membuat harga tiket naik dan tidak diinginkan pemerintah. Jadi, menaikkan TBB ini saya nilai sebagai kompromi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Van Gastel: PSIM Layak Dapat Hasil Lebih Baik dari Dewa United
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
Advertisement
Advertisement






