Zuzana Caputova, Perempuan Pertama yang Memenangi Pilpres Slovakia 

Zuzana Captucova, perempuan pertama Slovakia yang berhasil memenangi pemilihan presiden di negeri tersebut. - Reuters
31 Maret 2019 22:47 WIB John Andhi Oktaveri News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pengacara liberal Zuzana Caputova sukses memenangi Pilpres Slovakia. Kemenangan itu sekaligus menampik tren popularitas politisi populis dan anti-Uni Eropa.

Korupsi dan perubahan gaya politik adalah tema utama menjelang pemilihan putaran kedua pemilu di negara itu dan Caputova berhasil memanfaatkannya dengan apik. Isu tersebut  muncul setahun setelah jurnalis Jan Kuciak, yang menyelidiki kasus-kasus korupsi tingkat tinggi, dan tunangannya dibunuh di rumah mereka.

Caputova, politisi pro-Uni Eropa  akan menjadi presiden wanita pertama di negara pecahan Cekoslovakia tersebut. Dia meraih 58,3% suara dari 98,1% suara dihitung. Dia mengalahkan  Komisioner Unie Eropa (UE), Maros Sefcovic yang meraup suara 41,7%.

Sefcovic, seorang diplomat terkemuka yang juga pro-UE, didukung oleh partai SMER berkuasa. Partai itu memimpin koalis di parlemen yang telah mendominasi politik Slovakia sejak 2006.

Sebagaimana dikutip Reuters, Minggu (31/3/2019), Caputova, yang merupakan pendatang baru mampu memenangi putaran pertama pemilu dengan lebih dari 20 poin persen mengungguli Sefcovic.

Dia didukung kelompok pemilih usia muda dan berpendidikan. Perempuan pengacara itu juga didukung oleh pemilih yang mewakili etnis minoritas Hongaria serta Presiden Andrej Kiska yang akan digantikannya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia