Advertisement
Jenazah Warga Malaysia di Air Terjun Tiu Kelep Belum Bisa Dievakuasi
Ilustrasi gempa bumi. - IST/Liputan6.com
Advertisement
Harianjogja.com, MATARAM--Jenazah warga WNA Malaysia yang ikut dalam rombongan wisata ke air Terjun Tiu Kelep, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (17/3/2019) sore, diduga masih terjebak di dalam kawasan.
"Informasinya masih ada satu lagi yang belum dievakuasi, jenazahnya ada di jalur menuju Air Terjun Tiu Kelep," kata Eman, seorang warga Desa Senaru di pintu masuk kawasan wisata Air Terjun Tiu Kelep, Minggu Malam.
Advertisement
Hal senada juga disampaikan Kepala Puskesmas Bayan Rusniatun. Menurut informasi yang dia dapatkan masih ada satu lagi jenazah yang belum dievakuasi dari dalam kawasan Air Terjun.
"Kabarnya begitu, masih ada satu jenazah lagi yang belum dievakuasi dari lokasi air terjun," ujarnya.
BACA JUGA
Terkait dengan identitas dari WNA Malaysia yang masih terjebak di dalam kawasan masih simpang siur. Belum ada data lapangan yang valid terkait identitas lengkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kasus Pelecehan Anak Australia: Warga Maryborough Didakwa 596 Kasus
- Purbaya Ungkap PR Utama Juda Agung sebagai Wamenkeu
- Adies Kadir Tegaskan Mundur dari Perkara Golkar di MK, Ini Alasannya
- Gempa Darat M3,1 Guncang Pasaman, Getaran Terasa hingga Bukittinggi
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
Advertisement
Update Gempa Pacitan, 15 Warga Bantul Luka dan 13 Bangunan Rusak
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Starmer Akui Salah Pilih Dubes Inggris AS dalam Skandal Epstein
- Kementan Perkuat AUTP Hadapi Risiko Iklim Awal 2026
- Harga Cabai Fluktuatif, Disperindag DIY Pastikan Stok Aman
- Bank Jateng Dukung Percepatan Perbaikan Rumah Korban Bencana Jepara
- Roblox Terapkan Klasifikasi Usia IGRS untuk Pengguna di Indonesia
- Rusia Bebas dari New START, Masa Depan Perjanjian Nuklir Tak Pasti
- Wacana Pilkada Lewat DPRD Dinilai Bisa Jadi Bumerang Politik
Advertisement
Advertisement



