Kemensos Jaring 600 Anak Jalanan Masuk Sekolah Rakyat
Kemensos menjaring ratusan anak jalanan di Jabodetabek untuk mengikuti program Sekolah Rakyat gratis milik pemerintah.
Ilustrasi gempa bumi./IST-Liputan6.com
Harianjogja.com, MATARAM--Jenazah warga WNA Malaysia yang ikut dalam rombongan wisata ke air Terjun Tiu Kelep, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (17/3/2019) sore, diduga masih terjebak di dalam kawasan.
"Informasinya masih ada satu lagi yang belum dievakuasi, jenazahnya ada di jalur menuju Air Terjun Tiu Kelep," kata Eman, seorang warga Desa Senaru di pintu masuk kawasan wisata Air Terjun Tiu Kelep, Minggu Malam.
Hal senada juga disampaikan Kepala Puskesmas Bayan Rusniatun. Menurut informasi yang dia dapatkan masih ada satu lagi jenazah yang belum dievakuasi dari dalam kawasan Air Terjun.
"Kabarnya begitu, masih ada satu jenazah lagi yang belum dievakuasi dari lokasi air terjun," ujarnya.
Terkait dengan identitas dari WNA Malaysia yang masih terjebak di dalam kawasan masih simpang siur. Belum ada data lapangan yang valid terkait identitas lengkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemensos menjaring ratusan anak jalanan di Jabodetabek untuk mengikuti program Sekolah Rakyat gratis milik pemerintah.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.