Advertisement
Dana Desa Meningkat tapi Pengangguran Belum Efektif Turun
Warga berkendara di jalan yang dibangun mengunakan dana desa 2018, di Desa Laladon, Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/12/2018). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Anggaran dana desa dinilai belum efektif memangkas tingkat pengangguran di perdesaan kendati besaran dana terus meningkat.
Di dalam APBN 2019, pemerintah mengalokasikan dana desa senilai Rp70 triliun, lebih tinggi dari penyaluran dana desa 2017 dan 2018 yang sebesar Rp60 triliun. Di sisi lain, pemerintah berencana meningkatkan alokasi dana desa hingga mencapai Rp400 triliun dalam waktu lima tahun ke depan.
Advertisement
Meski demikian, kenaikan anggaran dana desa dinilai belum cukup efektif menurunkan tingkat pengangguran di perdesaan. Tingkat pengangguran terbuka di perdesaan tercatat mencapai 4,04% sepanjang 2018, atau sedikit mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang menyentuh 4,01%.
Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Eko Listiyanto mengatakan hal tersebut justru berbanding terbalik dengan tren penurunan tingkat pengangguran terbuka di perkotaan. Tingkat pengangguran terbuka di perkotaan tercatat sebesar 6,45% sepanjang 2018, atau menurun dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 6,79%.
BACA JUGA
"Pengangguran di desa meningkat walau relatif kecil, meskipun sudah ada dana desa. Artinya, mungkin dana desa belum menjadi obat yang cukup mujarab untuk meningkatkan kesejahteraan di perdesaan," ujarnya dalam konferensi pers "Pemanasan Jelang Debat Ketiga: Menyelesaikan Masalah Struktural Ketenagakerjaan", di Jakarta, Kamis (14/3/2019).
Eko menilai pemerintah perlu memastikan agar penyaluran dana desa lebih efektif dalam menciptakan lebih banyak kesempatan kerja di daerah perdesaan.
Dana desa pertama kali digulirkan pemerintah pada tahun anggaran 2015. Sejak pertama kali digulirkan, alokasi dana desa telah mencapai Rp257 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Lagi, Tiga Prajurit Indonesia Terluka dalam Ledakan di Lebanon
Advertisement
Advertisement








