Hyundai Palisade Inden hingga 4 Bulan, Sudah Dipesan 700 Unit
Para konsumen yang memesan Hyundai Palisade tampaknya harus bersabar karena mas inden bisa mencapai 4 bulan.
Prabowo Subianto/Antara-Akbar Nugroho Gumay
Harianjogja.com, JAKARTA – Pengawal VVIP calon presiden yang diomeli Prabowo Subianto meminta maaf. Pengawal tersebut kena semprot karena menghalangi Prabowo yang akan mendekat dengan warga Cianjur, Jawa Barat
Melalui video yang direkam di Media Center Prabowo-Sandi, AKBP Rahmat Hakim mengatakan sebagai Satgas PUS Pengawal VVIP Mabes Polri yang ditugaskan untuk mengawal Prabowo, dia telah melakukan kesalahan.
Rahmat meminta maaf bukan hanya kepada Prabowo, tapi juga kepada warga Cianjur. “Pengawalan yang kami laksanakan karena antusiasme masyarakat yang mendekat,” katanya melalui video berdurasi 53 detik itu, Selasa (12/3/2019).
Berikut pernyataan lengkap AKBP Rahmat Hakim yang diposting akun Amirul Prime di Youtube.
Atas apa yang telah dia lakukan, Prabowo menegurnya agar selalu menjaga keselamatan masyarakat dan bersikap lebih humanis kepada masyarakat,
“Demikian pernyataan kami untuk meluruskan berita-berita hoaks yang beredar," tambahnya
Beredar di media sosial Calon Presiden Prabowo Subianto sedang mengomeli seseorang saat sedang safari politik. Video tersebut ramai jadi cibiran warganet karena mereka mengira capres nomor urut 02 ini memarahi warga.
Padahal dalam lawatannya itu, Prabowo menegur seseorang yang ternyata salah satu pasukan pengamanannya. Ini dilakukannya setelah melihat ada seorang warga yang hampir terjatuh karena berdesakan yang ingin menyalaminya.
“Kamu jangan halangi saya untuk salaman dengan rakyat,” kata Prabowo saat menuju lokasi pertemuan di Gedung Assakinah, Jawa Barat berdasarkan rekaman video yang beredar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Para konsumen yang memesan Hyundai Palisade tampaknya harus bersabar karena mas inden bisa mencapai 4 bulan.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.