Solo Prioritaskan Guru dan Nakes di CASN 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Petugas pemadam kebakaran Kota Jogja membantu proses pembakaran e-KTP invalid ke dalam empat buah tong. Pemusnahan e-KTP invalid dilakukan di halaman Balai Kota Jogja, Jumat (21/12/2018)./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, SEMARANG —Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Tengah mendeteksi sekitar 200 warga negara asing (WNA) yang memiliki e-KTP .
Bawaslu Jateng pun bertekad mengawasi 200 WNA yang memiliki e-KTP tersebut sehingga mereka tidak ikut memilih saat pemungutan suara Pemilu 2019. "Ada sekitar 200-an WNA di Jateng yang punya KTP elektronik dan terdata seluruhnya. Mereka tidak bisa ikut memilih pada Pemilu 2019," tegas Ketua Bawaslu Jateng Fajar Subhi di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (1/3/2019).
Ia menjelaskan UU No. 24/2006 tentang Administrasi Kependudukan mengatur WNA yang mempunyai izin tinggal tetap dapat melakukan perekaman data guna penerbitan e-KTP bagi WNA. Meskipun memiliki e-KTP, hak-hak WNA bersangkutan tetap dibatasi, seperti tidak bisa memilih dan dipilih dalam pemilu.
"Kami akan jaga agar yang bersangkutan tidak menggunakan hak pilih karena pengguna hak pilih harus warna negara Indonesia," ujarnya.
Fajar menyebutkan data mengenai jumlah WNA yang mempunyai e-KTP itu diperoleh dari perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Masyarakat Sipil Provinsi Jateng yang menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Logistik Pemilu 2019. "Detailnya saya belum dapat, yang jelas WNA yang memiliki KTP elektronik itu tersebar di beberapa daerah di Jateng," katanya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Masyarakat Sipil Provinsi Jateng, WNA yang memiliki e-KTP berjumlah 127 orang. Data itu juga menyebutkan sebanyak 2.732 orang WNA di Jateng memiliki izin tinggal sementara, 440 orang WNA berizin tinggal tetap, dan 132 orang WNA sudah melakukan perekaman data e-KTP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.