Advertisement
Hati-Hati, Angin Kencang & Hujan Lebat Diprediksi Masih Muncul dalam 1 Pekan ke Depan
Dampak angin kencang dan hujan lebat di Blok O, Banguntapan, Bantul, Jumat (1/3/3019). - Harian Jogja/Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah wilayah di DIY dilanda hujan deras dan diterpa angin kencang, Jumat (1/3/2019) kemarin. Angin kencang, hujan lebat, dan petir, diprediksi masih akan muncul hingga sepekan ke depan dan masyarakat sebaiknya hati-hati.
Hujan disertai angin kencang terjadi mulai pukul 14.00 WIB. Di Kota Jogja, pohon waru diameter 20 sentimeter dengan setinggi delapan meter tumbang menimpa bus yang sedang parkir di Halaman Parkir Kebun Binatang Gembira Loka, Rejowinangun. Pohon sawo juga tumbang menimpa atap warung makan depan sekolah PAUD Bintang Kecil Ketanggungan, Wirobrajan.
Advertisement
Di wilayah Banguntapan Bantul, bencana angin kencang juga melanda Komplek AAU, Blok Q dan RS Hardjolukito. Pohon ambruk menimpa mobil yang sedang parkir dan jaringan listrik.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantara mengatakan selain di wilayah Kota Jogja hujan lebat disertai angin kencang juga melanda wilayah Bantul dan Sleman. Sejumlah pohon, baliho hingga tiang listrik dilaporkan roboh. Tidak ada laporan korban jiwa.
Kepala BPBD Kota Jogja Hari Wahyudi mengatakan tim masih terus mengevakuasi pohon yang roboh dan properti yang rusak akibat bencana tersebut. Dia memastikan tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dari peristiwa tersebut. “Sebagian sudah ditangani, sebagian masih dalam proses. Ke depan kami bersama DLH akan melakukan mengecek kembali kondisi pepohonan,” kata dia.
Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Jogja Djoko Budiyono memprediksi sepekan ke depan sebagian besar wilayah DIY berpotensi hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang. Hujan umumnya terjadi terutama di siang atau sore hari serta malam hari. Hujan dalam sehari mencapai 30-50 mm/hari dengan kategori sedang hingga lebat. Adapun kecepatan angin mencapai diatas 20 knot (36 km/jam).
Dia mengharapkan masyarakat meningkat kewaspadaan terutama menghadapi bencana hidrometeorologi seperti bahaya banjir, tanah longsor, angin kencang dan petir yang masih berpeluang muncul di wilayah DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
Advertisement
Advertisement






