Advertisement
Bentrokan Terjadi di Jalan Paris, Satgas PDIP Mengaku Ditodong Pistol
Ilustrasi pistol - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Bentrokan pecah antara Satgas PDIP dengan kelompok yang baru saja mengikuti doa bersama Partai Berkarya dan Deklarasi of Emak-Emak Dlingo di Gunung Mungker, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Bantul, Minggu (24/2/2019) siang.
Kapolsek Sewon, Kompol Paimun, mengatakan kericuhan terjadi di Jalan Parangtritis (Paris) Km 8,5 sekitar pukul 13.40 WIB. Menurut dia, setelah kegiatan di Gunung Mungker, kelompok yang tergabung dalam Laskar Arafat berkonvoi melewati Jalan Parangtritis menuju ke arah selatan.
Advertisement
“Lalu sampai di Pertigaan SD Tembi Jalan Paris Km 8,5 Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Bantul terjadi kerusuhan dengan sekelompok orang,” ujar Kompol Paimun.
Riko Budikusuma, anggota Satgas PDIP mengatakan satgas awalnya berkumpul menunggu rekan untuk berangkat bersama-sama menuju Kantor DPC PDIP Bantul untuk acara konsolidasi dan pembagian kaus. Mereka berjumlah 20 orang.
Kemudian, lanjut Riko, dari utara melintas rombongan konvoi.
“Di pertigaan Tembi dari arah utara sudah ada konvoi, saya di pertigaan Tembi hanya ingin beli rokok, tahu-tahu sudah bentrok,” ujar Riko.
Riko mengaku sempat ditodong pistol.
“Yang menodong satu orang, ada yang bawa soft gun juga, dia teriak ke saya, ‘Kamu mau ke mana? Saya ditodong karena saya pakai seragam PDIP,” ungkap Riko.
Dia sempat lari untuk bersembunyi di rumah warga yang berjualan gorengan di pertigaan Tembi. “Tahu-tahu motor saya sudah ada di got,” imbuh Riko.
Kompol Paimun mengatakan polisi belum menangkap satu orang pun dalam bentrokan itu. “Belum ada, masih proses.”
Sedikitnya delapan motor menjadi sasaran amukan, ada yang dijatuhkan ke parit, ada yang knalpotnya dirusak, ada pula yang diambrukkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Baru Terima SK, Puluhan ASN Gunungkidul Diminta Turun ke Warga
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Geger Bau Bangkai Menyengat, Warga Kulonprogo Temukan Jenazah Pria
- Lalu Lintas Melandai, Korlantas Hentikan One Way Nasional Rabu Sore
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
- KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
- Mensos Bakal Sanksi 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Kerja Usai Lebaran
- Merasa Difitnah Menteri HAM Natalius Pigai Siapkan Langkah Hukum
- Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
Advertisement
Advertisement







