Advertisement
Mabes Polri Tanggapi Pernyataan Mahfud MD tentang Produsen Hoaks: Mari Kita Buktikan
Ilustrasi. - Reuters/ Kacper Pempel
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-- Pernyataan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD tentang adanya dugaan produsen hoaks yang terorganisir di Pemilu 2019 ditanggapi Polri.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya memerlukan waktu untuk melakukan investigasi adanya dugaan tersebut. Dedi mengatakan membutuhkan bukti jika memang ada indikasi penyebaran hoaks yang terorganisir.
Advertisement
"Kita buktikan, jika memang hanya tanggapan tanpa ada bukti atau dukungan fakta hukum, kita perlu waktu untuk investigasi," ujar Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jumat (22/02/2019) sore.
Berbagai berita kebohongan itu disinyalir sengaja disebarkan ke tengah masyarakat untuk mengacaukan Pilpres 2019.
BACA JUGA
Dedi memastikan jika informasi itu benar dan memiliki bukti kuat Polisi akan membekuk pelaku.
Sebelumnya, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menuding ada produsen hoaks atau berita bohong yang ingin membuat Pemilu 2019 seolah-olah tidak kredibel di mata masyarakat. Hal itu disampaikan Mahfud usai Dialog Kebangsaan dengan tema "Merawat Patriotisme, Progresifitas, dan Kemajuan Bangsa" di Stasiun Tugu, Yogyakarta, Selasa (19/2/2019) malam.
"Ada gerakan-garakan yang memang tujuannya mengacau, misalnya produsen-produsen hoaks yang selalu memproduksi berita-berita yang salah, bohong dan meresahkan sehingga menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemilu," kata Mahfud.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Batas Lapor SPT 30 April, Telat Kena Denda Rp100.000
- Terjebak di Lantai 23, Ini Pesan di Baju Selamatkan Penghuni Kebakaran
- KUR Perumahan Tembus Rp14 Triliun, Pemerintah Genjot Kota Satelit
- Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Pemkot: Hanya 6 TPA Berizin
- Usulan Kurikulum Keselamatan Transportasi Muncul Usai Tragedi Bekasi
Advertisement
Advertisement
Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan
Advertisement
Berita Populer
- 95 Pelanggaran TKA SD-SMP Terungkap, Mayoritas Dilakukan Pengawas
- Kasus Daycare Jogja, Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perlindungan Anak
- Pemerintah Terbitkan Permenaker 7/2026 Tentang Outsourcing, Ini Isinya
- Kolaborasi IDM-BTN Dorong Pariwisata Budaya Kelas Dunia
- MayDay 2026, Bupati Sleman Gelar Dialog dengan Serikat Buruh
- Fakta Baru! Sopir Taksi Listrik Baru 3 Hari Kerja Saat Kecelakaan
- Hasil TKA SD-SMP Diumumkan 26 Mei, Ini Cara Ceknya
Advertisement
Advertisement








