7 Kecamatan di Aceh Tenggara Kembali Dilanda Banjir, 203 Jiwa Terdampak
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Ma\'ruf Amin./Bisnis-Muhammad Ridwan
Harianjogja.com, JAKARTA--Calon Wakil Presiden RI sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Ma\'ruf Amin mengatakan pembuat berita bohong atau hoaks merupakan calon ahli neraka.
Ma\'ruf Amin menyatakannya, saat menjadi pembicara kunci dalam acara Dialog Nasional Keagamaan dan Kebangsaan, Mengarusutamakan Islam Wasathiyah: Menyikapi Bahaya Hoax dan Fitnah Bagi Kehidupan, Keagamaan dan Kebangsaan, di Makassar, Rabu malam.
"Penganut hoaks itu merupakan calon ahli neraka. Menurut agama bohong membawa ke perbuatan menyimpang, dan menyimpang itu membawa masuk neraka. Berarti kebohongan menyeret orang masuk neraka, makanya jangan buat hoaks," ujar Ma\'ruf.
Ma\'ruf mengatakan hoaks dan fitnah, jika sudah menjadi watak bangsa akan sangat berbahaya. Akan sangat sulit untuk mengembalikan watak seperti itu.
"Kalau dibiarkan itu membangun bangsa rusak yang tidak berkarakter," kata dia pula.
Dia mengatakan dalam ajaran agama pun dikatakan, untuk membangun manusia sempurna harus dilakukan melalui gerakan membersihkan hati dari syirik, baik syirik yang jelas maupun yang samar serta membersihkan hari dari sifat tercela seperti hoaks dan fitnah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Taj Yasin mencari terobosan pembiayaan hijau bagi IKM Jateng karena biaya awal teknologi ramah lingkungan masih mahal.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.