Advertisement
Dana Desa akan Terus Ditambah Hingga 2022 Mendatang
Ilustrasi rupiah - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, pendapatan per kapita di desa dalam empat tahun terakhir ini atau sejak digulirkannya dana desa meningkat dua kali lipat.
“Ini sebuah loncatan yang besar sekali. Bank Dunia mengakui keberhasilan dana desa ini yang kita telah melaksanakan selama empat tahun ini,” kata Presiden Jokowi di Jakarta, Minggu (3/2/2019).
Advertisement
Kenaikan income per kapita di desa itu, diyakini Presiden karena kucuran dana desa. Jokowi menyebutkan infrastruktur-infrastruktur di desa juga kelihatan meloncatnya karena dana tersebut.
Menurut Presiden, sejak 2015 di seluruh Tanah Air telah digelontorkan Dana Desa yang tidak sedikit. Kalau di Jawa Timur Rp19 triliun, di seluruh Tanah Air pada 2015 digelontorkan Dana Desa Rp20.7 triliun, lalu 2016 sebanyak Rp46,9 triliun. Kemudian pada 2017 naik jadi Rp60 triliun, 2018 tetap Rp60 triliun, dan pada 2019 ini jadi Rp70 triliun.
“Artinya, sampai akhir tahun ini Rp257 triliun uang yang kami gelontorkan ke desa-desa di seluruh tanah air sampai akhir 2018 berarti Rp187 triliun. Kalau sampai akhir 2019 sebesar Rp257 triliun," katanya.
Dengan memberika dana desa yang besar, menurut Presiden, pemerintah ingin agar perputaran uang yanga ada di desa ini semakin banyak. Artinya, kalu realisasi semakin tinggi, uang berputar di desa-desa juga akan semakin tinggi dan banyak.
Sesuai teori, menurut Presiden, semakin uang berada di desa-desa ini semakin banyak, kesejahteraan masyarkat itu juga akan meningkat. “Itu teori ekonomi yang tidak bisa diutak-atik lagi,” ujar Presiden seraya menyampaikan apresiasinya terhadap capaian Jawa Timur yang realisasi dana desanya mencapai 99,6% dari alokasi Rp19 triliun yang diberikan pemerintah.
Oleh sebab itu, Presiden Jokowi menegaskan, nanti di 2020 hingga 2022 dana desa harus terus ditambah. “Karena ini adalah Pondasi, syarat bagi kemajuan bangsa ini, Basicnya adalah di desa,” katanya.
Presiden menjelaskan, dari Rp187 triliun Dana Desa yang sudah disalurkan sampai akhir 2018, telh dibangun diantaranya 191.000km jalan desa, 24.000 posyandu, 50.000 PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Timbangan Naik Saat Diet Sehat Ini Penjelasan Dokter
- MBG Tetap Jadi Prioritas, Prabowo: Saya Yakin di Jalan yang Benar
- Bangun Pagi Bisa Lebih Segar Jika Lakukan Ini Dulu
- Kemarau Lebih Panjang Diprediksi Mengancam Pangan Nasional
- Liga Spanyol 2026: Brace Vinicius Bawa Madrid Menangi Derby Panas
- Kebiasaan Sepele Ini Diam-Diam Membebani Ginjal
- Jumlah Orang Kelaparan Berpotensi Melonjak Akibat Konflik di Iran
Advertisement
Advertisement








