Mendiktisaintek Minta Kampus Dirikan UPZ untuk Bantu Mahasiswa
Mendiktisaintek Brian Yuliarto meminta PTN mendirikan UPZ untuk mengoptimalkan zakat sebagai sumber bantuan pendanaan mahasiswa.
Ilustrasi./Antara Foto
Harianjogja.com, BENGKULU - Gempa berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang pulau terluar Provinsi Bengkulu, tepatnya di Enggano. Gempa di Pulau Enggano, Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara, itu terjadi sekira pukul 19.01 WIB, Jumat (25/1/2019).
Namun begitu, getaran gempa tidak begitu dirasakan masyarakat setempat. Di mana gempa itu terjadi ketika masyarakat Bengkulu dan sekitarnya usai menjalankan salat Magrib.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, bahwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,1 tersebut terjadi dengan koordinat episenter pada 5.17 Lintang Selatan (LS) dan 102.48 Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi 25 kilometer (KM) Timur Laut, Pulau Enggano, dengan kedalaman 27 Km.
PMG Ahli Muda Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, Sabar Ardiansyah mengatakan, jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal, akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Tepatnya di zona Megathrust yang merupakan zona subduksi lempeng yang berada di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera.
"Gempa di pulau Enggano tidak berpotensi tsunami," katanya, Jumat (25/1/2019), malam.
Sabar menyampaikan, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
Namun ia mengimbau kepada masyarakat di sekitar wilayah pulau Enggano, Bengkulu Utara, khususnya dan masyarakat provinsi Bengkulu, umumnya, diimbau tetap tenang karena gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami, serta tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.
"Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Gempa susulan akan terus dimonitoring," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Mendiktisaintek Brian Yuliarto meminta PTN mendirikan UPZ untuk mengoptimalkan zakat sebagai sumber bantuan pendanaan mahasiswa.
Bupati Gunungkidul meluncurkan Puslatkab sebagai persiapan atlet menghadapi Porda dan Peparda DIY di Kulonprogo tahun depan.
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Wacana peleburan BMKG dan Badan Geologi dinilai bisa memperkuat mitigasi bencana, tetapi regulasi dan anggaran perlu disiapkan.
DPRD Kota Jogja mendorong optimalisasi parkir melalui penataan titik, evaluasi tarif, turnover kendaraan, dan teknologi digital.
Restorasi Candi Prambanan dipercepat pemerintah. Material asli menjadi tantangan, sementara India berkomitmen mendukung pemugaran seperempat area.