Kasus Korupsi PMB Unsoed, KPK Geledah Rektorat dan Rumah Tersangka
KPK menggeledah Rektorat Unsoed dan sejumlah rumah tersangka kasus dugaan korupsi PMB jalur Mandiri. Penyidik menyita dokumen dan bukti elektronik.
Mantan Gubernur DKI, Basuki Tjahja Purnama dan anak sulungnya, Nicholas Sean Purnama. /Ist- Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebutkan jika Bripda Puput Nastiti Devi resmi mengundurkan diri sebagai anggota Polri.
Bripda Puput diketahui selama ini menjabat di Bidang Pelayanan Markas (Yanma). Namun, Bripda Puput telah mengundurkan diri sebagai anggota Polri.
"Ya betul, barusan dapar info dari KayaNma bahwa yang bersangkutan sudah mengundurkan diri dari dinas kepolisian sejak 9 Januari 2019," kata Dedi saat dikonfirmasi, Kamis (24/1/2019).
Kabarnya, alasan pengunduran diri Bripda Puput karena hendak dinikahi oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias BTP yang baru hari ini bebas dari penjara. Rencana pernikahan itu pun pertama kali disampaikan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi.
Menurutnya, BTP akan mempersuting Bripda Puput pada Februari 2019 mendatang. Kabar tersebut didengar Prasetio kala menengok BTP saat masih menjalani masa tahanan di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, beberapa pekan lalu.
"Iya benar, BTP akan menikah 15 Februari nanti. Saya lihat kondisinya sehat dan akan banyak rencana setelah bebas," kata Prasetio.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
KPK menggeledah Rektorat Unsoed dan sejumlah rumah tersangka kasus dugaan korupsi PMB jalur Mandiri. Penyidik menyita dokumen dan bukti elektronik.
Kejari Kulonprogo menggandeng BPKP DIY mempercepat penghitungan kerugian negara dalam dugaan korupsi BUMD PT SAK.
Simak 10 cara menjaga fungsi dan kesehatan ginjal, mulai dari pola makan, olahraga, hidrasi, hingga menjaga kualitas tidur.
DPRD DIY mematangkan Perda penanggulangan bencana baru untuk memperkuat pencegahan, mitigasi, peringatan dini, dan ketangguhan masyarakat.
Banjir bandang Nepal dan Tibet menewaskan lebih dari 165 orang dan membuat hampir 1.500 orang hilang, termasuk ratusan warga asing.
Harbolnas 2026 ditargetkan mencapai Rp40 triliun, naik 10% dari 2025, dengan cakupan promosi barang, jasa, akomodasi, dan transportasi.