Anies Nyatakan Pintu Balaikota Terbuka untuk Ahok

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berada di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta, Minggu (9/12/2018). - Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati
23 Januari 2019 20:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menYatakan, pintu Balai Kota akan selalu terbuka untuk siapa saja, tak terkecuali terpidana penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ketika sudah menghirup udara bebas nanti.

"Setiap warga Jakarta [termasuk Pak Ahok] memiliki hak yang sama, bahkan wartawan datang [ke Balai Kota] tidak ditanya warga DKI bukan," kata Anies di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2019).

Seperti diketahui, Ahok telah mendapat remisi Natal 2017 selama 15 hari dan remisi umum 17 Agustus 2018 selama dua bulan. Dengan total remisi yang didapat tiga bulan 15 hari. Jika diperhitungkan sejak tanggal penahanan 9 Mei 2017, maka diperkirakan Ahok akan bebas pada 24 Januari 2019.

Menurut Anies, setiap warga Ibu Kota memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dari Pemprov DKI Jakarta. Sebab itu merupakan kewajiban dari pemerintah untuk melayani masyarakat.

"Pemprov DKI Jakarta siap melayani apapun yang menjadi kebutuhan warga seperti warga lainnya. Jadi ketika [Ahok] aktif sebagai warga Jakarta perlu mengurus apapun Pemprov akan melayani sama dengan warga yang lain," ujarnya.

Anies dan Ahok merupakan rival yang bersaing ketat pada pilkada DKI 2017 lalu. Anies - Sandi saat itu berhasil menumbangkan pasangan Ahok - Djarot. Namun yang paling diingat publik soal hajatan demokrasi 2017 ini adalah masuknya mantan Bupati Belitung Timur itu karena tersangkut kasus penodaan agama.

Sumber : Okezone.com