Menjelang Bebas, Ini Surat Permintaan Maaf Ahok kepada Pengagum & Pembencinya

Warga berswafoto di antara karangan bunga yang ditujukan untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat di kompleks Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/4/2017). - JIBI/Bisnis Indonesia/Dwi Prasetya
17 Januari 2019 19:25 WIB Nancy Junita News Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bakal bebas dari Mako Brimob pada 24 Januari nanti. Lewat surat yang dia tulis dalam penjara dan diunggah di medsos, Ahok meminta maaf kepada para pendukung dan pembencinya.

Surat itu diunggah di akun Instagram @ basukibtp oleh @timbtp pada Kamis (17/1/2019) sore.

Ahok minta maaf atas segala tutur kata, sikap, perbuatan yang sengaja maupun tidak sengaja menyakiti hati dan perasaan para PNS DKI, Ahokers, dan para pembencinya. Dia juga ingin publik memanggilnya dengan nama lain.

“Saya mohon maaf dan saya keluar dari sini dengan harapan panggil saya BTP, bukan Ahok.

Ahok mengakhiri surat untuk Ahokers dengan kalimat: majulah demi kebenaran, pereikemanusiaan, dan keadilan. Ingatlah seajrah dan tujuan para proklamator mendirikan negeri ini.

Merdeka!

Salam dari Mako Brimob

Ahok ditahan di Mako Brimob karena  kasus penistaan agama jelang Pilkada  DKI pada tahun 2017, tepatnya sejak 9 Mei 2017  silam. Setelah menjalani masa tahanan selama dua tahun, Ahok akan bebas pada 24 Januari 2019 mendatang.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia